Bendera Jepang. Foto: Unplash
Bendera Jepang. Foto: Unplash

Kasus Virus Nipah di India, Jepang Minta Warganya Lebih Waspada

Annisa ayu artanti • 28 Januari 2026 12:45
Ringkasnya gini..
  • Jepang memperingatkan warganya di India untuk waspada virus Nipah usai ditemukannya kasus di Kolkata.
  • WHO menetapkan virus Nipah sebagai virus berbahaya dengan tingkat kematian tinggi dan tanpa vaksin.
Moskow: Kementerian Luar Negeri Jepang pada Selasa, 27 Januari 2026 mengeluarkan peringatan risiko infeksi virus Nipah bagi warga negaranya yang berada di India.
 
Hal itu menyusul temuan kasus terkonfirmasi di wilayah Kolkata di Negara Bagian Benggala Barat.
 
"Warga negara Jepang yang saat ini berada di India atau yang berencana bepergian ke negara tersebut diimbau untuk mengambil langkah antisipasi pencegahan infeksi," demikian menurut Kemlu Jepang dilansir Antara, Rabu, 28 Januari 2026.

Secara khusus, Kemlu menyarankan untuk sering mencuci tangan, menghindari kontak yang tidak perlu dengan hewan, dan berhati-hati selagi memilih dan menyiapkan makanan dan minuman, misalnya, tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mungkin telah terkontaminasi oleh kelelawar.
 
"Jika muncul gejala seperti demam, sakit kepala, mual, pusing, atau perubahan kesadaran, segera mencari pertolongan medis," katanya.
 
Pekan lalu surat kabar Independent melaporkan bahwa otoritas India sedang berupaya mengekang wabah virus Nipah yang mematikan, yang telah menginfeksi lima orang, dengan sekitar 100 orang lainnya telah dikarantina.
 
Baca juga: Apa Itu Virus Nipah? Mengenal Cara Penularan, Gejala dan Bahayanya Bagi Manusia

WHO tetapkan virus Nipah paling berbahaya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Nipah sebagai salah satu virus paling berbahaya di dunia, yang hingga kini pengobatan atau vaksinnya belum ditemukan.
 
Virus Nipah utamanya menyebar melalui kelelawar dan rubah terbang. Manusia biasanya terinfeksi melalui konsumsi buah yang terkontaminasi air liur dari hewan yang terinfeksi. Hewan peliharaan juga dapat menularkan virus tersebut.
 
Otoritas India sebelumnya sudah melaporkan empat wabah Nipah yakni di Benggala Barat pada 2001 dan 2007 serta di Negara Bagian Kerala pada 2018 dan 2019.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan