Salah satu gereja yang dibom pada Hari Raya Paskah. (Foto: LAKRUWAN WANNIARACHCHI / AFP)
Salah satu gereja yang dibom pada Hari Raya Paskah. (Foto: LAKRUWAN WANNIARACHCHI / AFP)

Sri Lanka Kembali Terima Ancaman Bom

Internasional Ledakan Sri Lanka
Sonya Michaella • 03 Mei 2019 06:47
Kolombo: Sri Lanka kembali menerima ancaman serangan bom di dua tempat ibadah di ibu kota. Hal ini membuat Gereja Katolik Sri Lanka membatalkan misa pada hari Minggu menyusul ancaman ini.
 
"Informasi yang kami dapatkan dari sumber terpercaya bahwa ada penyerang yang kembali ingin meledakkan bom di gereja dan sebuah lembaga Katolik," kata Uskup Agung Kolombo, Kardinal Malcolm Ranjith, dikutip dari Channel News Asia, Jumat 3 April 2019.
 
Selain itu, sekolah-sekolah Katolik yang rencananya akan dibuka usai libur Paskah juga akan diperpanjang liburnya sampai pemberitahuan lebih lanjut, demi keamanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:ISIS Klaim Ledakan dalam Penggerebekan di Sri Lanka
 
Usai diserang bom beruntun yang menewaskan 257 orang dan melukai 500 orang lainnya, gereja-gereja di Sri Lanka diproyeksikan akan kembali mengadakan misa mingguan dimulai pada 5 Mei nanti.
 
Namun, Menteri Pendidikan Sri Lanka Akila Kariyawasam mengatakan, sebanyak 10.194 sekolah akan tetap dibuka pada Senin 6 Mei mendatang dengan pengamanan yang ketat dan pasukan bersenjata di luar sekolah.
 
"Kami akan menggeledah sekolah terlebih dahulu sebelum benar-benar dibuka nanti," kata Kariyawasam.
 
Sejumlah pemuka agama, terutama kardinal Katolik juga diberikan pengamanan berupa sejumlah pengawal dan pemerintah mengimbau para warga untuk tetap waspada hingga status keamanan diturunkan.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif