Polisi Pindahkan Uang Diduga Hasil Korupsi 1MDB
Kotak yang berisi benda berharga milik mantan PM Malaysia Najib Razak (Foto: Malaysia Kini).
Kuala Lumpur: Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) melanjutkan penyelidikan uang yang disita dari unit apartemen Pavilion Residences. Apartemen itu diyakini milik mantan Perdana Menteri Najib Razak.
 
(Baca: Uang Milik Najib yang Disita Ditaksir Capai Rp428 M).
 
Uang tersebut kini dibawa ke Bank Negara Malaysia (BNM). Saat ditemukan, uang berada dalam kotak dan tas di Kuala Lumpur, pekan lalu.
 
Setelah dilakukan proses penghitungan, diketahui bahwa uang itu bernilai lebih dari 10 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp35,5 miliar.
 
"Selain uang, tim juga melakukan penghitungan barang-barang lain yang disitu. Ini termasuk perhiasan, tas mewah hingga jam tangan mewah," ujar sumber dari PDRM, seperti dikutip Malaysia Kini, Kamis 24 Mei 2018.
 
Direktur Departemen Penyelidikan Kejahatan Komersial (JSJK) Datuk Seri Amar Singh Ishar Singh mengonfirmasi tentang pemindahan tas berisi uang dan benda-benda berharga lainnya.
 
"Semua tas dan kotak kas ini akan dibawa ke Bank Negara Malaysia," katanya.
 
Dipahami bahwa semua barang-barang ini dibawa keluar dari kantor dengan kontrol ketat dari PDRM Unit Aksi Khusus (UTK) untuk dikirim ke BNM untuk tindakan lebih lanjut.
 
Jumat lalu, polisi menyita 72 kantong berisi barang mewah, berbagai jenis mata uang dan barang berharga dari kondominium mewah itu. Penemuan diyakini memiliki kaitan dengan mantan Perdana Menteri Najib Razak untuk penyelidikan kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
 
Amar Singh mengatakan 284 kotak berisi tas merek mewah juga disita dari tiga kondominium lain.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id