NEWSTICKER
Menlu Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Dubes Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii. Foto: Dok.Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Dubes Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii. Foto: Dok.Kemenlu RI

Virus Korona

Menlu Minta Jepang Pastikan Perusahaan Jamin Hak ABK WNI

Internasional Virus Korona indonesia-jepang
Marcheilla Ariesta • 18 Februari 2020 17:25
Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pagi tadi berbincang dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii. Keduanya membahas mengenai pembaruan informasi kapal pesiar Diamond Princess.
 
Retno meminta pemerintah Jepang memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan para kru kapal, termasuk kru warga negara Indonesia yang berjumlah 78 orang.
 
"Saya meminta agar otoritas Jepang memastikan agar perusahaan dapat menjamin hak-hak kru tidak tercurangkan dengan situasi seperti saat ini," tutur Retno di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa 18 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Menlu juga meminta agar Pemerintah Jepang memberikan informasi lebih mendetail mengenai rencana usai 19 Februari 2020. Pada tanggal itu, para penumpang dan awak kapal selesai diobservasi.
 
"Permintaan informasi ini saya sampaikan mengingat informasi yang diperoleh sampai saat ini masih cukup terbatas," imbuhnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, Retno mengumumkan tiga WNI yang menjadi ABK di kapal Diamond Princess terkonfirmasi positif korona. Retno menjelaskan dua WNI dirawat di rumah sakit di Chiba, sementara seorang lainnya masih dalam proses menuju rumah sakit.
 
Tim KBRI Tokyo sudah tiba di Chiba untuk memastikan para WNI mendapat penanganan yang baik dari otoritas Jepang. Selain itu, pihak Kemenlu juga sidah menghubungi keluarga para WNI tersebut.
 
Total jumlah orang di Diamond Princess berkisar 3.711, dengan rincian 2.666 penumpang dan 1.045 kru dari 56 negara. Sementara jumlah pasien terkonfirmasi virus COVID-19 dari kapal itu sebanyak 446 orang.
 
Epidemi virus korona kini telah menewaskan 1.873 jiwa, sementara korban yang terinfeksi mencapai 73.335 jiwa. Adapun warga yang sembuh mencapai 12.887 orang.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif