Ribuan Warga Taiwan Dorong Referendum Kemerdekaan
Spanduk pro referendum kemerdekaan dipasang di Taipei, Taiwan, 10 Agustus 2018. (Foto: AFP/SAM YEH)
Taipei: Ribuan warga Taiwan turun ke jalan dan berunjuk rasa mendorong digelarnya referendum kemerdekaan, Sabtu 20 Oktober 2018. Demonstrasi ini dipastikan membuat Tiongkok geram.

Seperti dilansir dari kantor berita AFP, unjuk rasa di Taipei digelar saat Negeri Tirai Bambu terus meningkatkan tekanannya terhadap Taiwan. Tiongkok masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang akan disatukan kembali suatu saat ini.

Padahal, Tiongkok dan Taiwan sudah terpisah sejak berakhirnya perang sipil di pulau utama pada 1949. Beijing mengingatkan Taiwan akan menggunakan kekuatan jika diperlukan jika pulau tersebut mencoba memisahkan diri.


Baca: Tiongkok: Pejuang Kemerdekaan Taiwan akan Jatuh 'Seperti Lalat'

Ini merupakan aksi protes damai berskala besar pertama sejak Taiwan menerapkan sistem demokrasi lebih dari 20 tahun lalu. Pihak penyelenggara mengklaim peserta unjuk rasa mencapai 80 ribu, sementara kepolisian Taiwan belum mengeluarkan angka resmi.

Para pengunjuk rasa berkumpul di luar gedung Partai Progresif Demokratik (DPP) sembari meneriakkan slogan dan mengibarkan spanduk bertuliskan "Referendum Kemerdekaan." Mereka semua berteriak "Ingin Referendum," dan juga "Mari Tentang Aneksasi."

"Hanya melalui referendum warga Taiwan dapat menunjukkan kepada komunitas internasional bahwa mereka memiliki hak untuk membangun negara independen," ucap Tsai Wen-li, 63, seorang mantan pekerja kantor pos.

Rex Yang, 35, seorang insinyur, menilai Taiwan sebagai "balita di komunitas internasional." "Warga Taiwan ingin Taiwan menjadi negara normal. Itulah mengapa saya ikut berunjuk rasa hari ini," lanjut dia.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id