Ilustrasi kapal nelayan. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi kapal nelayan. (Foto: Medcom.id)

Kemenlu RI Konfirmasi 2 WNI Disandera Kelompok Bersenjata

Internasional wni disandera abu sayyaf
Sonya Michaella • 20 Februari 2019 21:37
Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi bahwa ada dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh kelompok militan. Kedua WNI ini berasal dari Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
 
"Keduanya diculik kelompok bersenjata Filipina Selatan saat bekerja menangkap ikan di perairan Sandakan, Sabah, Malaysia, pada 5 Desember 2018 bersama satu orang WN Malaysia," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI Lalu Muhamad Iqbal, Rabu 20 Februari 2019.
 
Sejak diterimanya laporan penculikan, lanjut Iqbal, Kemenlu RI telah berkomunikasi dengan keluarga kedua WNI di Wakatobi dan secara berkala menyampaikan update perkembangan upaya pembebasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah terus melakukan upaya-upaya dalam rangka pembebasan kedua WNI dari penyanderaan," ujar Iqbal lagi.
 
Kasus ini adalah penculikan ke-11 yang dilakukan terhadap WNI di perairan Sabah, Malaysia, oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan.
 
Video semacam ini selalu disebarkan oleh penyandera dalam setiap kasus penyanderaan, untuk menekan keluarga.
 
Berita ini diketahui setelah ada sebuah video yang beredar di mana dua WNI ini tengah berada di bawah ancaman senjata tajam dengan para militan di belakangnya.
 
Disanderanya dua WNI ini bersamaan dengan dengan hari bebasnya sandera lainnya yakni Usman Yunus.
 
Baca:Kelompok Abu Sayyaf Sengaja Viralkan Video Penyanderaan
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi