PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (Foto: AFP)
PM Selandia Baru Jacinda Ardern. (Foto: AFP)

Selandia Baru Tanggapi Pernyataan Sri Lanka Soal Serangan Balasan

Internasional Penembakan Selandia Baru Ledakan Sri Lanka
Sonya Michaella • 24 April 2019 11:16
Wellington: Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengaku pihaknya belum mendapatkan data intlijen yang mengindikasikan pengeboman di Sri Lanka merupakan balasan atas penembakan di Christchurch.
 
"Kami mengetahui bahwa penyelidikan di Sri Lanka masih dalam tahap awal. Selandia Baru belum melihat adanya keterkaitan seperti itu (dengan penembakan Christchurch)," bunyi pernyataan dari kantor Ardern, dikutip dari AFP, Rabu 24 April 2019.
 
PM Jacinda menegaskan kembali Selandia Baru sangat menentang terorisme dan kekerasan dalam bentuk apapun. Setelah serangan di Christchurch, Selandia Baru telah memberlakukan aturan ketat terkait kepemilikan senjata api, terutama jenis semi-otomatis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Bom di Sri Lanka Sebagai Balasan Bom di Selandia Baru
 
Pengeboman di sejumlah gereja dan hotel mewah di Kolombo menewaskan lebih dari 320 orang dan melukai 500 orang lainnya. Pengeboman ini terjadi pada Minggu 21 April, bertepatan dengan Hari Raya Paskah.
 
Kelompok teroris Islamic State (ISIS) mengklaim bahwa serangan bom bunuh diri di Sri Lanka dilakukan oleh tujuh militannya. Sementara itu, Sri Lanka yakin bahwa pelaku pengeboman dilakukan oleh kelompok militan lokal National Thowheeth Jama'ath (NTJ).
 
Kemarin, otoritas Sri Lanka memaparkan bukti awal bahwa pengeboman ini merupakan balasan atas penembakan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood di Christchurch pada 15 Maret yang menewaskan 50 orang.
 

(WIL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif