Pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: KCNA)
Pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: KCNA)

Vietnam Konfirmasi Kim Jong-un Segera Datang ke Hanoi

Internasional korea utara vietnam Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 23 Februari 2019 13:42
Pyongyang: Vietnam mengonfirmasi bahwa Kim Jong-un segera datang dalam waktu dekat, menjelang pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pekan mendatang di Hanoi.
 
"Kim Jong-un akan melakukan kunjungan resmi ke Vietnam dalam beberapa hari ke depan," ucap Kementerian Luar Negeri Vietnam di laman Facebook, seperti dikutip media AFP, Sabtu 23 Februari 2019.
 
Media Vietnam tidak menyebutkan tanggal pasti kapan Kim Jong-un datang. Namun beberapa sumber mengatakan kepada AFP bahwa Kim akan datang pada 25 atau 26 Februari dengan menggunakan kereta api.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kim dan Trump dijadwalkan bertemu di Hanoi pada 27 dan 28 Februari. Keduanya akan membicarakan kelanjutan denuklirisasi yang telah dibahas dalam Konferensi Tingkat Tinggi perdana di Singapura pada Juni 2018.
 
KTT perdana di Singapura hanya menghasilkan komitmen ucapan tanpa memaparkan detail apapun. Sejumlah pengamat berharap KTT kali kedua antar Kim dan Trump ini akan membuahkan hasil konkret.
 
Dari Korut, Kim akan menggunakan kereta api menuju Vietnam. Kereta Kim akan berhenti di stasiun Dong Dang di dekat perbatasan Tiongkok. Dari sana, Kim dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Hanoi dengan mobil.
 
Sejumlah media Vietnam melaporkan seluruh lalu lintas di Hanoi yang dilalui Kim akan ditutup total mulai pada 26 Februari, mulai pukul 06.00 pagi hingga 14.00 siang waktu setempat. Hal ini mengindikasikan rombongan Kim memang menggunakan mobil saat tiba di ibu kota Vietnam tersebut.
 
Vietnam telah memperketat pengamanan di stasiun Dong Dang, yang berjarak sekitar 170 kilometer dari Hanoi. Awak media AFP melihat sejumlah pasukan bersenjata lengkap di sekitar stasiun Dong Dang.
 
Sebelumnya, Trump menilai KTT perdana dengan Kim telah melahirkan banyak hasil positif. "Para tawanan kita sudah pulang ke rumah, uji coba nuklir terhenti dan tidak ada lagi peluncuran misil (Korut) dalam kurun waktu lebih dari 15 bulan ke belakang," sebut dia.
 
"Masih banyak yang harus dilakukan terkait hal ini, tapi hubungan saya dengan Kim Jong-un berjalan baik. Ketua Kim dan Saya akan bertemu lagi pada 27 dan 28 Februari di Vietnam," sambung dia.
 
Baca:Kim Jong-un Rombak Tim Perundingan Denuklirisasi
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif