Pasukan India dalam operasi pengejaran militan di Kashmir, 11 Februari 2017. (Foto: EPA)
Pasukan India dalam operasi pengejaran militan di Kashmir, 11 Februari 2017. (Foto: EPA)

Baku Tembak di Kashmir Tewaskan Delapan Orang

Internasional konflik india-pakistan konflik kashmir
Willy Haryono • 13 Februari 2017 05:30
medcom.id, Kashmir: Sedikitnya delapan orang tewas dalam baku tembak antar pasukan keamanan dan militan di Kashmir bagian India.
 
Kekerasan terjadi saat pasukan India memasuki sebuah desa di distrik Kulgam pada Sabtu 11 malam dalam operasi pengejaran militan.
 
Seperti dilansir BBC, Minggu 12 Februari, pertempuran semalaman menewaskan dua prajurit, empat terduga militan dan satu warga sipil. Satu orang lainnya tewas dalam unjuk rasa yang terjadi usai bentrokan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut otoritas setempat, para terduga militan bersembunyi di desa Frisal. Mereka kemudian terlibat baku tembak dengan polisi dan militer selama lebih kurang 10 jam.
 
Baca:Pertempuran Kashmir Berlanjut, Tujuh Prajurit Pakistan Tewas
 
Petinggi militer yang dikutip NDTV mengatakan bahwa para militan adalah anggota grup Hizbul Mujahideen dan Lashkar-e-Taiba. Pada saat operasi militer, kedua grup sedang menggelar pertemuan. Tiga militan berhasil melarikan diri.
 
Sejumlah senjata disita dari para militan yang tewas. Tiga polisi dilaporkan terluka dalam baku tembak.
 
Satu warga sipil yang tewas tertembak sedang berada di rumah saat baku tembak meletus.
 
Begitu berita terjadinya bentrokan menyebar, ratusan warga Kashmir India berunjuk rasa mengecam pasukan keamanan. Satu orang tewas dan 12 lainnya terluka setelah pasukam keamanan menembaki massa.
 
Kashmir adalah wilayah sengketa yang terbagi menjadi dua untuk kubu Pakistan dan India. Kedua negara sama-sama ingin mengklaim keseluruhan wilayah. Konflik yang dimulai sejak 1947 dan meletus dalam gerakan kemerdekaan pada 1989 itu telah menelan puluhan ribu korban jiwa.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif