Doan Thi Huong. (Foto: AFP)
Doan Thi Huong. (Foto: AFP)

Doan Thi Huong, Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam Dibebaskan

Internasional pembunuhan kim jong-nam
Sonya Michaella • 03 Mei 2019 09:19
Kuala Lumpur: Doan Thi Huong, perempuan asal Vietnam yang dituduh membunuh Kim Jong-nam, kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, akhirnya dibebaskan. Sebelumnya, Malaysia terlebih dulu telah membebaskan Siti Aisyah asal Indonesia pada 11 Maret 2019.
 
Pengadilan Shah Alam akhirnya mencabut dakwaan pembunuhan terhadap Doan. Hisyam Teh, sang pengacara, mengatakan bahwa Doan sesegera mungkin akan pulang ke Vietnam.
 
Dilansir dari AFP, Jumat, 3 Mei 2019, menanti penerbangan pulang ke Hanoi, Doan dikabarkan berada di tahanan imigrasi di Bandara KLIA, dengan didampingi oleh pengacaranya dan tim Kedutaan Besar Vietnam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Persidangan Doan dimulai pada Oktober 2017. Tetapi tidak ada sidang sejak Agustus tahun lalu ketika sesi penuntutan selesai menyampaikan kasusnya.
 
Baca:Siti Aisyah Bebas
 
Usai Siti Aisyah bebas dua bulan lalu, pemerintah Vietnam juga meminta Malaysia agar membebaskan Doan. Lobi demi lobi dilakukan, termasuk komunikasi intensif antara Menteri Luar Negeri Vietnam Pham Binh Binh dan Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah.
 
Doan ditangkap bersamaan dengan Siti Aisyah pada Februari 2017. Dua tahun sudah Doan mendekam di bui Negeri Jiran. Ia dan Siti dituduh mengoleskan racun VX di tubuh Kim Jong-nam pada 13 Februari 2017.
 
Baca:Doan Thi Huong Beda Nasib dengan Siti Aisyah
 
Kedua wanita itu selalu membantah pembunuhan. Seraya berkilah mereka ditipu oleh mata-mata Korea Utara supaya melakukan serangan gaya Perang Dingin yang mengejutkan dunia memakai gas saraf yang sangat beracun. Mereka percaya itu hanya lelucon untuk sebuah acara TV.
 
Pengacara menyatakan mereka sebagai kambing hitam dan mengatakan para pembunuh sebenarnya adalah empat warga Korut, yang dicurigai sebagai dalang di balik komplotan itu. Tetapi keempatnya melarikan diri dari Malaysia tak lama setelah pembunuhan.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif