Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Foto: Medcom.id/ Sonya Michaella).
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir. (Foto: Medcom.id/ Sonya Michaella).

Kemenlu Panggil Wakil Vietnam soal Insiden Penabrakan Kapal

Internasional indonesia-vietnam kapal nelayan asing
Sonya Michaella • 29 April 2019 13:48
Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI memanggil wakil dari Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta. Kemenlu RI menyampaikan protes terkait insiden penabrakan yang dilakukan Kapal Pengawas Perikanan Vietnam KN 213 terhadap KRI Tjiotadi 381, kemarin.
 
“Indonesia menyesalkan kejadian ini yang terjadi di perairan Indonesia-Vietnam (Laut Natuna Utara). Intinya bahwa tindakan yang dilakukan kapal dinas Vietnam membahayakan KRI atau kapal Vietnam itu sendiri. Tindakan ini melanggar hukum internasional,” kata juru bicara Kemenlu RI Arrmanatha Nasir di Jakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Kemenlu, lanjut dia, menyampaikan protes Indonesia terkait kejadian ini kepada wakil dari Vietnam. Selanjutnya, Kemenlu masih menunggu laporan lengkap dari Panglima TNI untuk dijadikan dasar penyelesaian masalah ini dengan Vietnam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita dan Vietnam berupaya agar hal-hal ini tidak terjadi lagi. Kita juga masih terus membahas dengan Vietnam soal tumpang tindih perairan,” ungkap Arrmanatha.
 
Arrmanatha menambahkan proses perundingan kedua belah pihak memang berjalan cukup lama. Namun, ia meyakini bahwa ada sejumlah kemajuan yang telah ada sebagai upaya untuk menyelesaikan tumpang tindih tersebut.
 
Baca juga:Kapal Pengawas Vietnam Halangi Penangkapan Pencurian Ikan
 
Kejadian itu bermula saat KRI Tjiotadi 381 melihat Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam BD 979 sedang melakukan pemancingan ilegal di perairan Indonesia. KRI Tjiotadi 381 langsung melakukan penangkapan terhadap KIA Vietnam tersebut.
 
Saat akan mendekati KIA Vietnam, Kapal Pengawas Perikanan Vietnam KN 213 justru menghalangi lajur KRI Tjiotadi 381. Saat bertubrukan, anggota TNI yang berada di atas kapal langsung bersiaga mengarahkan senjata ke kapal Vietnam dan beberapa di antaranya menusuk badan kapal menggunakan besi. Tidak ada tembakan saat kejadian berlangsung.
 
Sebanyak 12 ABK kapal ikan Vietnam berhasil diamankan ke atas KRI TPD-381, namun dua ABK Vietnam yang berada di atas kapal ikan tersebut berhasil melompat ke laut dan ditolong oleh Kapal Pengawas Perikanan Vietnam.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif