Foto dari video kantor berita Korut memperlihatkan peluncuran misil dari lokasi yang tidak disebutkan. (Foto: North Korean TV)
Foto dari video kantor berita Korut memperlihatkan peluncuran misil dari lokasi yang tidak disebutkan. (Foto: North Korean TV)

AS Sebut Uji Coba Misil Jarak Pendek Korut Pelanggaran

Internasional korea utara Amerika Serikat-Korea Utara
Willy Haryono • 25 Mei 2019 16:38
Tokyo: Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton menyebut uji coba serangkaian misil jarak pendek yang dilakukan Korea Utara bulan lalu adalah sebuah pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Ia menilai sanksi terhadap Korut harus tetap diterapkan.
 
"Sikap AS terhadap denuklirisasi Korut selalu konsisten," tegas Bolton, dalam kunjungannya ke Tokyo, Jepang, Sabtu 25 Mei 2019, dilansir dari laman tvnz.co.nz. Ia menambahkan bahwa rangkaian kegagalan dalam menyingkirkan senjata nuklir Korut tidak boleh terjadi lagi.
 
Pernyataan terbaru Bolton muncul satu hari usai media nasional Korut mengatakan bahwa negosiasi nuklir dengan Washington tidak akan dilanjutkan. Diskusi baru akan berlanjut jika AS bersedia menghentikan permohonan serta desakannya bersifat sepihak terhadap Korut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menyusul Bolton, Presiden AS Donald Trump juga tiba di Tokyo pada hari yang sama. Trump akan menghabiskan waktu selama empat hari, yang akan dihabiskannya dengan mendiskusikan beragam isu bersama Perdana Menteri Shinzo Abe.
 
Sebelumnya, Trump pernah berkata bahwa uji coba misil jarak pendek Korut bukan suatu pelanggaran. Pada awal Mei, Korut melakukan uji coba peluncuran sejumlah misil dari Semenanjung Hodo.
 
"Misil-misil itu hanyalah tipe jarak pendek, dan saya sama sekali tidak menganggapnya sebagai pelanggaran kepercayaan. Dalam beberapa peluncuran lainnya, mungkin (itu sebuah pelanggaran). Tapi kali ini, tidak," ujar Trump dalam wawancara dengan Politico, Jumat 10 Mei.
 
"Saya tegaskan sekali lagi, misil-misil itu hanyalah tipe jarak pendek dan sangat standar. Sangat standar," lanjut dia.
 
Trump, yang mengaku menjalin hubungan baik dengan pemimpin Korut Kim Jong-un, pernah berkata dirinya suatu saat mungkin akan kehilangan rasa kepercayaan dengan orang nomor satu di Pyongyang itu.
 
"Saya rasa mungkin di waktu-waktu tertentu (kehilangan kepercayaan), tapi saat ini sama sekali tidak," tegas Trump.
 
Baca:Trump: Peluncuran Terbaru Misil Korut Bukan Pelanggaran
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif