Populasi lansia di Jepang cukup besar. Program dilakukan saat dosis vaksin impor masih terbatas.
Sekitar 2.810 lansia di Tokyo diharapkan bisa menerima suntikan vaksin Pfizer-BioNTech selama gelombang pertama. Sementara, sebagian besar wilayah di Jepang akan menerima masing-masing seribu dosis atau mungkin kurang untuk lansia.
Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato menegaskan kembali proyeksi pemerintah bahwa mereka dapat mengamankan cukup vaksin untuk 36 juta warga Jepang berusia di atas 65 tahun pada akhir Juni.
"Jika impor dari Uni Eropa berjalan lancar, kami mampu mendistribusikannya dengan baik kepada semua lansia," seru Kato dilansir dari Channel News Asia, Senin, 12 April 2021.
Jepang merupakan salah satu raksasa ekonomi dunia yang memulai vaksinasi sedikit terlambat dari beberapa negara besar lain. Jepang baru memulai vaksinasi Covid-19 pada pertengahan Februari.
Taro Kono, menteri yang bertanggung jawab atas vaksinasi, membela jadwal penyuntikan vaksin dengan alasan agar semua pemerintah daerah dapat mempersiapkan diri dengan baik.
"Kami akan menginformasikan kepada semua prefektur mengenai berapa banyak yang dapat kami distribusikan. Nantinya mereka akan memutuskan berapa banyak yang akan dialokasikan ke tiap-tiap wilayah," tutur Kono.
Sekitar 1,1 juta orang di Jepang -- sebagian besar petugas kesehatan -- telah menerima setidaknya satu dosis dari dua suntikan vaksin Pfizer-BioNTech sejauh ini.
Baca: Studi: Varian Afsel Mampu 'Bobol' Vaksin Pfizer-BioNTech
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News