Armada kapal Tiongkok di Laut China Selatan. (AFP)
Armada kapal Tiongkok di Laut China Selatan. (AFP)

4 Negara akan Luncurkan Sistem Pelacak untuk Awasi Illegal Fishing oleh Tiongkok

Willy Haryono • 22 Mei 2022 18:03
Washington: Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia dan India akan memperkenalkan sebuah inisiatif maritim dalam konferensi tingkat tinggi Quad di Tokyo. Salah satu tujuan inisiatif itu adalah mencegah penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di kawasan Indo-Pasifik.
 
Menurut laporan Financial Times, Sabtu 21 Mei 2022, inisiatif maritim itu akan melibatkan penggunaan teknologi satelit untuk menciptakan sebuah sistem pelacakan illegal fishing, mulai dari Samudra Hindia hingga ke Pasifik Selatan dengan menghubungkan pusat-pusat pengawasan di Singapura dan India.
 
Presiden AS Joe Biden telah tiba di Tokyo pada Minggu ini, 22 Mei 2022, untuk menghadiri pertemuan Quad bersama pemimpin Australia, India dan Jepang. Keempat negara ini terus meningkatkan kerja sama dalam menghadapi pengaruh Tiongkok di kawasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masih dari laporan Financial Times, inisiatif maritim ini memungkinkan keempat negara untuk mengawasi illegal fishing, bahkan jika kapal penangkap ikan mematikan transponder yang biasanya digunakan untuk melacak keberadaan kapal.
 
Koordinator AS-Indo Pasifik, Kurt Campbell, sebelumnya mengatakan bahwa Washington akan segera mengumumkan rencana untuk memerangi praktik illegal fishing.
 
Beberapa negara di kawasan Indo-Pasifik selama ini kerap mengeluhkan aktivitas kapal Tiongkok. Mereka mengatakan kapal Tiongkok kerap melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) negara lain, dan juga telah beberapa kali memicu kerusakan lingkungan dan kerugian ekonomi.
 
Baca:  KKP Tangkap Puluhan Kapal Illegal Fishing di Perairan Indonesia dalam 14 Hari
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif