Warga Korea Selatan di Seoul menonton siaran berita mengenai pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (AFP)
Warga Korea Selatan di Seoul menonton siaran berita mengenai pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (AFP)

Kim Jong-un Serukan 'Peningkatan Eksponensial' Senjata Nuklir Korea Utara

Willy Haryono • 01 Januari 2023 13:26
Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyerukan "peningkatan eksponensial" program senjata nuklir negaranya dalam merespons apa yang disebutnya sebagai ancaman dari Korea Selatan dan Amerika Serikat, menurut laporan media nasional Korean Central News Agency (KCNA), Minggu, 1 Januari 2023.
 
Pernyataan terbaru Kim disampaikan saat Korea Utara meluncurkan sejumlah rudal balistik di akhir 2022 dan hari pertama 2023. Korea Utara juga telah melakukan uji coba sistem peluncur roket yang dapat dipasangi hulu ledak nuklir.
 
Dalam pidato di malam tahun baru di hari terakhir sidang pleno Partai Pekerja Korut, Kim mengatakan bahwa Korea Selatan telah menjadi "musuh yang tak diragukan lagi." Sementara Amerika Serikat (AS), mitra utama Korea Selatan, disebut Kim telah meningkatkan tekanan terhadap Korea Utara ke level "maksimal" dalam setahun terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Merespons peningkatan tekanan tersebut, Kim menegaskan bahwa dalam satu tahun ke depan, Korea Utara harus memproduksi massal senjata nuklir taktis dan juga rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dapat memberikan Pyongyang "kemampuan melakukan serangan balasan dengan cepat."
 
Sepanjang 2022 ini, Korea Utara telah melakukan lebih banyak uji coba rudal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satu tes yang dilakukan Korut di tahun 2022 adalah ICBM yang diklaim dapat mencapai daratan utama AS.
 
Sabtu kemarin, di hari ke-37 uji coba rudal di tahun 2022, Korut menembakkan tiga rudal balistik jarak pendek dari sebuah situs di selatan Pyongyang. Satu hari setelahnya, Korut meluncurkan satu rudal balistik lagi ke arah laut.
 
Korut mengatakan uji coba pada Sabtu dan Minggu ini berasal dari sistem peluncur roket 600mm. Sebagian besar sistem peluncur roket yang digunakan di dunia saat ini berukuran 300mm.
 
Sistem 600mm MRL telah diperkenalkan tiga tahun lalu, dan produksinya meningkat sejak akhir Oktober 2022, ucap Kim. Ia mengatakan bahwa tambahan 30 sistem 600mm MRL akan dikirim untuk digunakan di jajaran militer.
 
"Sebagai senjata kunci dari pasukan militer kita, sistem ini dapat menyelesaikan misi tempur untuk mengalahkan musuh," ungkap Kim.
 
Baca:  Kim Jong-Un Tetapkan Tujuan Baru untuk Militer Korea Utara
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id

 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif