Seorang warga Tiongkok dengan latar belakang model covid-19 di Wuhan. Foto: AFP
Seorang warga Tiongkok dengan latar belakang model covid-19 di Wuhan. Foto: AFP

Tiongkok Temukan Daging dari Brasil, Argentina Terkontaminasi Korona

Internasional Virus Korona brasil tiongkok selandia baru covid-19
Fajar Nugraha • 16 November 2020 06:56
Beijing: Kota Jinan di timur Tiongkok mengatakan telah menemukan virus korona pada daging sapi dan babat. Produk daging kemasan ini berasal dari Brasil, Selandia Baru, dan Bolivia saat Tiongkok meningkatkan pengujian pada makanan beku.
 
Baca: Tiongkok Deteksi Virus Korona Pada Kemasan Daging Sapi Brasil.
 
“Importir dari daging beku ini adalah satu unit dari Guotai International Group dan Shanghai Zhongli Development Trade,” ujar Komisi Kesehatan Kota Jinan mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya pada Sabtu 14 November.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak komisi kesehatan menyebutkan, daging ini masuk dari pelabuhan Yangshan Shanghai dan bea cukai pelabuhan luar. Pihak pemerintah kota menolak menyebut nama perusahaan yang mengirimkan produk itu.
 
“Lebih dari 7.500 orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan produk yang terkontaminasi dan personel terkait lainnya telah dites negatif covid-19,” kata pihak komisi kesehatan, seperti dikutip Channel News Asia, Senin 16 November 2020.
 
Pihak berwenang Tiongkok pekan lalu menemukan virus korona pada kemasan udang dari Arab Saudi di kota Lanzhou, daging sapi Brasil di kota Wuhan, dan daging dari Argentina.
 
Tiongkok adalah pembeli daging sapi teratas dunia dan Brasil serta Argentina pemasok terbesarnya.
 
Zhengzhou, ibu kota provinsi Henan di Tiongkok, mendeteksi virus korona pada kemasan luar daging babi beku dari Argentina pada Juma. Sampel yang dites positif berasal dari daging babi beku seberat 24 ton yang dikirim dari fasilitas penyimpanan dingin di pelabuhan Qingdao ke gudang untuk pasar di kota Zhengzhou.
 
“Kargo tersebut ditemukan terkontaminasi selama pemeriksaan sebelum barang bisa masuk gudang,” kata pemerintah setempat.
 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan risiko tertular covid-19 dari makanan beku rendah. Tetapi Tiongkok dituduh telah berulang kali membunyikan alarm setelah mendeteksi virus pada produk makanan impor, yang memicu larangan impor.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif