Foto dari Penjaga Pantai Jepang memperlihatkan kapal Penjaga Pantai Tiongkok di dekat Laut China Timur pada 6 Agustus 2016. (AFP/Japan Coast Guard)
Foto dari Penjaga Pantai Jepang memperlihatkan kapal Penjaga Pantai Tiongkok di dekat Laut China Timur pada 6 Agustus 2016. (AFP/Japan Coast Guard)

Dua Kapal Tiongkok Masuki Perairan Jepang

Internasional jepang tiongkok jepang-tiongkok laut china timur
Willy Haryono • 11 Oktober 2020 15:46
Tokyo: Penjaga Pantai Jepang mendeteksi dua kapal Tiongkok yang memasuki wilayah perairan Negeri Sakura di dekat deretan pulau sengketa di Laut China Timur pada Minggu, 11 Oktober 2020. Jepang menyebut deretan pulau itu sebagai Senkaku, sementara Tiongkok melabelinya sebagai Diaoyu.
 
Menurut laporan kantor berita NHK, dua kapal Tiongkok itu terlihat berusaha mendekati beberapa kapal penangkap ikan milik nelayan Jepang.
 
Markas Besar Penjaga Pantai Jepang mengerahkan beberapa kapal patroli ke area. Mereka mengingatkan dua kapal Tiongkok untuk segera pergi menuju laut lepas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masih dari keterangan NHK, ini merupakan peristiwa kali ke-18 yang melibatkan kapal penjaga pantai Tiongkok di perairan Jepang. Pada 28 Agustus lalu, sebuah kapal penjaga pantai Tiongkok terdeteksi telah menyeberangi Laut China Timur dekat Senkaku/Diaoyu.
 
Tiongkok dan Jepang sejak lama memperebutkan status deretan pulau di Laut China Timur.
 
Mei lalu, dua kapal Tiongkok mengejar sebuah perahu nelayan Jepang yang berlayar dekat deretan pulau sengketa di Laut China Timur.
 
Jepang melayangkan protes resmi atas insiden tersebut, yang terjadi pada Jumat 8 Mei lalu. Protes dilayangkan melalui sebuah panggilan telepon ke Kedutaan Besar Tiongkok di Jepang.
 
Dua bulan sebelumnya, sebuah kapal perang tipe destroyer milik Jepang bertabrakan dengan sebuah kapal penangkap ikan Tiongkok di Laut China Timur. Kementerian Pertahanan Jepang mengonfirmasi tidak ada satu pun orang yang terluka atau hilang dalam insiden tersebut.
 
Kemenhan Jepang menambahkan, tabrakan tersebut menimbulkan sebuah lubang di Shimakaze, meski kapal tersebut masih bisa bergerak karena kerusakannya tidak terlalu parah.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif