Bendera Korea Utara terlihat dari kota Paju, Korea Selatan. (Jung Yeon-je / AFP)
Bendera Korea Utara terlihat dari kota Paju, Korea Selatan. (Jung Yeon-je / AFP)

Korsel dan Korut Resmi Pulihkan Salurkan Komunikasi

Willy Haryono • 04 Oktober 2021 13:28
Seoul: Korea Selatan dan Korea Utara resmi memulihkan saluran komunikasi kedua negara pada hari Senin ini, 4 Oktober 2021. Pemulihan dilakukan di tengah langkah Korut yang terus melakukan uji coba rudal balistik.
 
Dilansir dari laman NTD, Kementerian Unifikasi Korea di Seoul mengonfirmasi bahwa kantor penghubung antar Korea sudah saling bertukar pesan hari ini.
 
Korut juga dikabarkan hendak memulihkan sejumlah saluran komunikasi lainnya di sepanjang area perbatasan pada sore atau malam hari.

Saluran komunikasi antar kedua Korea sempat terhenti selama lebih dari satu tahun. Juni 2020, Korut meledakkan kantor penghubung antar Korea dan memutus semua saluran komunikasi dengan Korsel sebagai bentuk protes atas kemunculan sejumlah balon propaganda yang diterbangkan aktivis di area perbatasan.
 
Komunikasi dua Korea sempat pulih sebentar selama dua pekan pada musim panas tahun ini, namun Korut memutuskannya kembali karena Korsel dan Amerika Serikat menjalankan latihan militer gabungan.
 
Baca:   Korsel dan Korut Pulihkan Hotline, Sepakat Perbaiki Hubungan
 
Korut memandang latihan semacam itu sebagai persiapan invasi. Sebelum dipulihkan hari ini, pemutusan komunikasi antar kedua Korea berlangsung selama 55 hari.
 
Kementerian Unifikasi mengatakan, pemulihan saluran komunikasi merupakan fondasi menuju restorasi hubungan kedua negara dan stabilitas di Semenanjung Korea.
 
Seoul mengungkapkan harapannya agar dialog damai dengan Pyongyang dapat segera berlanjut, dalam upaya mengimplementasikan beberapa perjanjian kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.
 
Pekan kemarin, pemimpin Korut Kim Jong-un mengekspresikan kesediaannya untuk mengaktifkan kembali saluran komunikasi. Kala itu, ia mengaku ingin mewujudkan keingingan rakyat Korea dalam mendorong perdamaian di semenanjung.
 
Namun Kim meminta Korsel untuk menghindari "sikap bermain dua kaki" dan "pandangan bermusuhan" terhadap uji coba rudal balistik Korut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan