Pelaku bom Bali, Umar Patek, dibebaskan./AFP
Pelaku bom Bali, Umar Patek, dibebaskan./AFP

Umar Patek Dibebaskan, Warga Australia Penyintas Bom Bali Marah

Medcom • 08 Desember 2022 19:50
Canberra: Seorang penyintas bom Bali 2002 yang  pada Kamis, 8 Desember 2022 mengatakan, tidak masuk akal melihat salah satu pembuat bom dibebaskan dari penjara Indonesia setelah menjalani setengah dari hukuman 20 tahunnya. 
 
Umar Patek adalah anggota kelompok terkait Al Qaeda yang meledakkan dua bom di luar bar dan klub malam Bali pada Oktober 2002, menewaskan 202 orang termasuk 88 warga Australia.
 
"Dia telah dibebaskan, itu menggelikan," katanya kepada penyiar nasional Australia ABC

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak berwenang Indonesia mengatakan, mereka yakin Patek telah merehabilitasi dirinya sendiri di dalam penjara setelah menyelesaikan program deradikalisasi. Patek mengatakan, dia ingin mengabdikan dirinya untuk deradikalisasi narapidana lain.
 
Baca juga: Umar Patek Bebas Bersyarat
 
Wakil perdana menteri Australia Richard Marles mendesak Indonesia untuk menjaga Patek di bawah "pengawasan konstan".
 
"Kami akan terus membuat representasi untuk memastikan bahwa Umar Patek terus diawasi," katanya kepada ABC
 
"Saya pikir ini akan menjadi hari yang sangat sulit bagi banyak warga Australia," tuturnya.
 
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada bulan Agustus mengatakan dia hanya "menghina" tindakan Patek dan bahwa pembebasannya yang dini akan menimbulkan trauma bagi keluarga korban yang sedang berduka. 
 
Ratusan pelayat dan penyintas berkumpul di Bali dan Australia pada Oktober untuk memperingati 20 tahun serangan teror paling mematikan di Asia Tenggara. (Mustafidhotul Ummah)
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif