Seorang tenaga kesehatan berpapasan dengan warga selama pemberlakuan lockdown Covid-19 di Shanghai, Tiongkok, 16 April 2022. (Hector RETAMAL / AFP)
Seorang tenaga kesehatan berpapasan dengan warga selama pemberlakuan lockdown Covid-19 di Shanghai, Tiongkok, 16 April 2022. (Hector RETAMAL / AFP)

Shanghai Dorong Lansia untuk Divaksinasi Lengkap dan Booster

Internasional Tiongkok covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Booster Varian Omicron
Willy Haryono • 17 April 2022 13:04
Shanghai: Pemerintah Shanghai mendorong orang lanjut usia untuk menerima vaksinasi Covid-19 secara lengkap dan disuntik booster setelahnya. Vaksinasi diharapkan dapat segera dilakukan para lansia begitu Shanghai mencabut kebijakan penguncian (lockdown).
 
"Hingga 15 April, baru 62 persen dari warga berusia 60 tahun ke atas yang sudah menerima vaksin Covid-19," kata Direktur Komisi Kesehatan Shanghai, Wu Jinglei, dalam sebuah konferensi pers pada Minggu, 17 April 2022.
 
"Dari total tersebut, 38 di antaranya sudah menerima vaksin booster," lanjut dia, dikutip dari bnnbloomberg.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wu mengatakan risiko terinfeksi varian Covid-19 Omicron di kalangan lansia yang belum divaksinasi relatif tinggi, jika dilihat dari data jumlah kasus domestik dan luar negeri Tiongkok. Biasanya, sebagian lansia yang terinfeksi Omicron menunjukkan gejala berat hingga berpotensi berujung kematian.
 
"Lansia dengan penyakit bawaan seperti diabetes atau tekanan darah tinggi dapat tetap divaksinasi selama mereka rutin mengonsumsi obat dan gejala-gejala penyakitnya relatif stabil," sebut Wu.
 
Shanghai, kota terbesar di Tiongkok, mencatat total 16 kasus Covid-19 dengan gejala parah dalam wabah terbaru tahun ini. Sebagian besar dari kasus tersebut adalah lansia yang belum divaksinasi dan memiliki komorbid kronis.
 
Sabtu kemarin, otoritas kesehatan Shanghai mencatat 24.820 kasus harian Covid-19, dengan 21.582 di antaranya tanpa gejala atau asimtomatik.
 
"Meski angka kasusnya masih terbilang tinggi, namun rasio infeksi di kalangan orang-orang rentan telah menurun," pungkas Wu.
 
Baca:  Otoritas Shanghai Ancam Pelanggar Lockdown dengan Tindakan Ketat
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif