Ritual keagamaan Hindu India di Sungai Gangga./AFP
Ritual keagamaan Hindu India di Sungai Gangga./AFP

Kasus Covid-19 Meroket di India, Warga Tetap Nekat ke Sungai Gangga

Internasional India covid-19 pandemi covid-19
Marcheilla Ariesta • 11 Januari 2022 18:04
Kolkata: Hampir 1 juta umat Hindu India diperkirakan akan berkumpul di tepi Sungai Gangga pada Jumat dan Sabtu pekan ini. Padahal, negara itu sedang dilanda infeksi harian Covid-19 yang angkanya sangat tinggi.
 
India mencatat tambahan 168.063 infeksi Covid-19 per hari Selas ini, 11 Januari 2022. Angka tersebut naik 20 kali lipat dibanding sebelumnya dalam periode sebulan terakhir.
 
Meski angkanya cukup tinggi, sebagian besar warga India yang terinfeksi Covid-19 telah pulih di rumah mereka masing-masing. Angka rawat inapnya juga kurang dari separuh total kasus pada periode April dan Mei tahun lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banyak negara bagian di India mengumumkan jam malam, sementara ibu kota New Delhi memberlakukan penguncian (lockdown) untuk akhir pekan. Perkantoran swasta, restoran dan bar ditutup sebagai upaya mengendalikan varian Omicron yang menyebar dengan sangat cepat.
 
Kendati begitu, puluhan ribu peziarah India tetap berniat melaksanakan ritual tahunan mereka di Sungai Gangga yang berlokasi di Bengal Barat.
 
"Kerumunan bisa membengkak, antara 800 ribu hingga 1 juta (orang). Kami berusaha menerapkan semua protokol Covid-19," ucap menteri Benggala Barat, Chandra Hazra, dilansir dari Channel News Asia.
 
Baca juga: Kasus Covid-19 India Meroket di Tengah Kampanye Pemilu
 
"Kami juga telah mengatur percikan air suci dari drone sehingga tidak ada kerumunan. Tetapi para sadhus (orang suci Hindu) bertekad untuk berenang. Kami tidak dapat mencegahnya," lanjutnya.
 
Festival keagamaan besar di India merupakan penyebab utama melonjaknya kasus Covid-19 tahun lalu. Kala itu, varian Delta merupakan varian dominan, yang telah menewaskan puluhan ribu orang dalam beberapa gelombang Covid-19.
 
Setiap tahun, tepatnya tanggal 14 Januari, ada hari penting Hindu Makar Sankranti. Di hari raya tersebut, para peziarah mengunjungi desa Gangasagar untuk berenang di pertemuan Sungai Gangga dan Teluk Benggala.
 
Sejumlah dokter India mengajukan banding ke pengadilan tinggi negara bagian agar membatalkan izin festival. Mereka khawatir acara semacam itu akan menjadi superspreader, istilah untuk peristiwa penularan virus tertentu kepada banyak orang.
 
India mencatat total 35,88 juta infeksi Covid-19 sejak awal pandemi -- peringkat kedua tertinggi di dunia. Sementara untuk angka kematian akibat Covid-19, angkanya menyentuh 484.213 hingga Senin kemarin.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif