Korea Utara (Korut) dilaporkan gagal melakukan uji coba rudal terbaru. Foto: AFP
Korea Utara (Korut) dilaporkan gagal melakukan uji coba rudal terbaru. Foto: AFP

Korea Utara Bungkam Setelah Uji Rudal ‘Monster’ Meledak di Pyongyang

Fajar Nugraha • 17 Maret 2022 15:05
Pyongyang: Media pemerintah Korea Utara (Korut) bungkam setelah uji coba rudal yang dicurigai berakhir dengan apa yang dikatakan Seoul sebagai kegagalan total. Rudal itu diketahui meledak di udara di atas ibu kota Pyongyang segera setelah peluncuran.
 
“Korea Utara melakukan uji coba yang kemungkinan besar merupakan rudal balistik dari daerah Sunan di ibu kota, rumah bagi sekitar tiga juta orang, Rabu pagi,” kata militer Korea Selatan.
 
Baca: Korsel Sebut Uji Coba Rudal Korut Hari Ini Berakhir Gagal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proyektil itu meledak beberapa saat setelah peluncuran, dengan spesialis yang berbasis di Seoul NK News melaporkan bahwa puing-puing jatuh di atau dekat Pyongyang sebagai bola asap berwarna merah zig-zag melintasi langit.
 
Media pemerintah Korea Utara -,Rodong Sinmun dan kantor berita KCNA,- biasanya memuat laporan tentang uji coba senjata yang berhasil dalam waktu 24 jam setelah peluncuran, seringkali dengan foto.
 
Tetapi media pemerintah pada hari Kamis tidak menyebutkan tes tersebut, peluncuran kesepuluh tahun ini dalam menghadapi sanksi yang berat.
 
"Korea Utara terus-menerus mempromosikan mitos ini bahwa kepemimpinannya melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka tidak ingin menyoroti kegagalan apa pun," ujar Cheong Seong-chang, peneliti senior di Institut Sejong swasta mengatakan kepada AFP, Kamis 17 Maret 2022.
 
AS dan Korea Selatan mengatakan Korea Utara sedang bersiap untuk menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM) pada jarak penuh untuk pertama kalinya sejak 2017, kemungkinan menyamar sebagai peluncuran luar angkasa.
 
Korea Utara akan menandai peringatan 110 tahun kelahiran pendiri Kim Il Sung -,kakek pemimpin Kim Jong Un saat ini,- pada bulan April dan suka menandai peringatan domestik penting dengan parade atau peluncuran militer.
 
"Negara ini ingin mempertahankan suasana pesta hingga 15 April, peringatan 110 tahun ulang tahun pendirinya Kim Il-Sung, dan mereka yang memimpin tidak ingin warga biasa terpengaruh oleh berita seperti itu," tambah Cheong.
 
Aktivis hak asasi manusia mengatakan keheningan atas kegagalan uji coba rudal menunjukkan betapa ketatnya kehidupan yang dikendalikan oleh warga Korea Utara.
 
"Jika itu London, Istanbul, atau Seoul, bayangkan umpan berita kami - diisi dengan video, gambar, dan akun saksi mata," tegas Sokeel Park of Liberty di NK di Twitter.
 
"Tapi itu Pyongyang, jadi tidak ada satu pun gambar atau video publik. Pemadaman visual lengkap untuk ledakan besar di langit di atas ibu kota Asia pada 2022,” tuturnya.
 
Analis telah menyarankan uji coba yang gagal pada hari Rabu dari apa yang disebut "rudal monster" Pyongyang - Hwasong 17, sistem rudal balistik antarbenua (ICBM) baru yang belum pernah diluncurkan sebelumnya.
 
Pyongyang telah menguji serangkaian persenjataan terlarang pada 2022, termasuk tujuh uji coba rudal dan dua peluncuran yang diklaim sebagai "satelit pengintai".
 
Korea Selatan dan AS pekan lalu keduanya mengatakan tes "satelit" sebenarnya dari sistem ICBM baru.
 
Korea Utara sudah berada di bawah sanksi internasional atas program rudal dan senjata nuklirnya, tetapi AS mengatakan tes itu adalah "eskalasi serius" dan akan dihukum.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif