Pasukan perlawanan anti-Taliban berlatih di Lembah Panjshir, Afghanistan, 2 September 2021. (Ahmad SAHEL ARMAN / AFP)
Pasukan perlawanan anti-Taliban berlatih di Lembah Panjshir, Afghanistan, 2 September 2021. (Ahmad SAHEL ARMAN / AFP)

Pasukan Perlawanan NRFA Klaim Bunuh 600 Militan Taliban

Internasional konflik afghanistan Taliban afghanistan taliban afghanistan
Willy Haryono • 05 September 2021 09:21
Panjshir: Pasukan perlawanan Front Resistensi Nasional (NRFA) mengklaim telah membunuh sekitar 600 militan kelompok Taliban dalam pertempuran di Lembah Panjshir. Klaim disampaikan juru bicara NRFA Fahim Dashty via Twitter.
 
Sejauh ini, Lembah Panjshir merupakan satu-satunya wilayah di Afghanista yang belum dikuasai Taliban.
 
"Sekitar 600 teroris Taliban telah dibunuh di sejumlah titik Panjshir sejak pagi ini," tulis Dashty, dilansir dari laman Tass, Minggu, 5 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, lebih dari 1.000 militan Taliban lainnya telah dijadikan tahanan atau menyerahkan diri.
 
Sebelumnya, juru bicara Taliban Bilal Karimi menuliskan via Twitter bahwa mereka telah menguasai empat distrik Panjshir, yakni Khinj, Unabah, Shotul, dan Paryan.
 
Baca:  Taliban dan NRFA Kembali Bertempur untuk Kuasai Lembah Panjshir
 
Jumat kemarin, seorang sumber Taliban mengklaim bahwa kelompok mereka telah berhasil menguasai sepenuhnya Panjshir. Selang beberapa waktu, NRFA membantah keras pernyataan tersebut.
 
Seorang sumber lainnya dari Taliban mengatakan bahwa pertempuran terus berlanjut di Panjshir. Tetapi langkah mereka diperlambat oleh ranjau darat yang ditempatkan di jalan menuju ibu kota Bazarak dan kompleks gubernur provinsi.
 
"Penghancuran ranjau dan penyerangan terjadi pada saat yang bersamaan," kata sumber tersebut.
 
Panjshir merupakan provinsi terakhir yang menentang kekuasaan Taliban. Pasukan yang melindungi provinsi ini dipimpin oleh Ahmad Massoud.
 
Sejak Taliban menyerbu Kabul pada 15 Agustus, beberapa ribu pejuang dari milisi lokal dan sisa-sisa angkatan bersenjata pemerintah berkumpul di Panjshir di bawah kepemimpinan Massoud, putra seorang mantan komandan ternama di Afghanistan.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif