Menlu Retno Marsudi dalam pernyataan pers usai pertemuan OKI di Islamabad, Pakistan./Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi dalam pernyataan pers usai pertemuan OKI di Islamabad, Pakistan./Kemenlu RI

RI Tekankan OKI Punya Peran Besar Terkait Situasi di Afghanistan

Marcheilla Ariesta • 19 Desember 2021 22:27
Islamabad: Pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) darurat yang membahas mengenai Afghanistan digelar di Islamabad, Pakistan. Situasi di Afghanistan yang semakin mengkhawatirkan menjadi alasan pertemuan ini digelar.
 
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, mewakili Indonesia, hadir dalam pertemuan darurat tersebut. Dalam pernyataannya, Retno mengatakan, OKI memiliki tanggung jawab moral dan mengambil langkah konkrit untuk membantu rakyat Afghanistan.
 
"Dalam statement, saya juga menyampaikan bahwa dari semua laporan dan informasi yang saya peroleh, hanya ada satu kesimpulan, yaitu bahwa situasi kemanusiaan di Afghanistan semakin memburuk," kata Retno, Minggu, 19 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan, pertemuan OKI ini menjadi momentum yang baik untuk menangani tiga isu.
 
Baca juga: Indonesia Berencana Buka Kembali Kedutaan Besar di Afghanistan
 
"Pertama, OKI harus dapat memobilisasi dukungan dan sumber untuk menangani krisis kemanusiaan di Afghanistan," kata Retno.
 
Indonesia, sambung dia, siap untuk berkontribusi. Menurut Retno, saat ini RI sedang menyiapkan vantuan makanan, yang berkoordinasi dengan badan PBB di lapangan.
 
Kedua, penting untuk dibuat roadmap mengenai upaya untuk memenuhi komitmen Taliban yang disampaikan 16 Agustus 2021.
 
"Saya menekankan, bahwa semua inisiatif OKI akan sulit diimplementasikan tanpa adanya kemajuan yang signifikan dari Taliban untuk memenuhi janji-janjinya," lanjut dia.
 
Menurut Retno, pendekatan 'Help Us to Help You' (Tolong Kami untuk Menolongmu) dengan Taliban harus dilakukan. Ketiga, OKI dapat berperan sebagai jembatan dengan negara donor.
 
"Saya tekankan kembali, bahwa tiga hal ini sangat penting artinya bagi terciptanya Afghanistan yang damai, stabil dan sejahtera," ujar Retno.
 
Tak lupa di akhir pidatonya, Retno menyinggung mengenai Palestina. Ia mengatakan, Indonesia secara konsisten akan selalu bersama dengan masyarakat Palestina dalam memperoleh keadilan dan kemerdekaannya.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif