Tenaga kesehatan mengawasi tes massal Covid-19 di Shanghai, Tiongkok, 19 April 2022. (Hector RETAMAL / AFP)
Tenaga kesehatan mengawasi tes massal Covid-19 di Shanghai, Tiongkok, 19 April 2022. (Hector RETAMAL / AFP)

Terus Bertambah, Kematian Covid-19 di Shanghai Jadi 17 Orang

Internasional Tiongkok covid-19 pandemi covid-19 Lockdown Omicron Varian Omicron
Marcheilla Ariesta • 20 April 2022 13:48
Beijing: Tiongkok melaporkan tujuh kematian akibat Covid-19 di Shanghai pada hari ini, Rabu, 20 April 2022. Dengan demikian, angka pasien meninggal akibat Covid-19 di kota terbesar di Tiongkok itu menjadi 17.
 
Kematian terjadi di tengah upaya otoritas Shanghai mengendalikan infeksi Covid-19 melalui penguncian (lockdown) selama berminggu-minggu. Varian Omicron menyebar cepat dan mendorong lonjakan besar kasus Covid-19 di kota tersebut.
 
Pemerintah Shanghai telah memberlakukan pembatasan pergerakan ketat dan beberapa putaran tes massal Covid-19 untuk memerangi wabah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak tujuh kematian yang baru dilaporkan adalah penyakit bawaan seperti kanker, paru-paru dan diabetes. Lima dari tujuh pasien dilaporkan berusia di atas 70 tahun.
 
"Para pasien menjadi sakit parah setelah masuk ke rumah sakit," kata pemerintah Shanghai dalam pernyataan mereka, dilansir dari Channel News Asia.
 
"Mereka meninggal setelah upaya penyelamatan dilakukan, dengan penyebab langsung kematian adalah penyakit bawaannya," sambung pemerintah.
 
Shanghai melaporkan lebih dari 18 ribu kasus Covid-19 baru, dengan sebagian besarnya tanpa gejala atau asimtomatik. Lebih dari 400 ribu kasus dilaporkan di Shanghai sejak Maret.
 
Jumlah kematian akibat Covid-19 di Tiongkok tetap rendah dibandingkan dengan angka kasusnya, tetapi beberapa orang meragukan data tersebut. Keraguan dikaitkan dengan tingkat vaksinasi yang rendah di kalangan orang lanjut usia di Negeri Tirai Bambu.
 
Sebagai perbandingan, Hong Kong - yang juga memiliki banyak lansia yang tidak divaksinasi - mencatat hampir 9.000 kematian dari 1,18 juta kasus yang diketahui sejak Omicron melonjak di sana pada Januari.
 
Beijing menegaskan, kebijakan lockdown, pengujian massal, dan karantina panjang telah berhasil meredam penyebaran Covid-19. Namun, lockdown terbaru di Shanghai telah menyumbat rantai pasokan dan memaksa bisnis di kota tersebut menghentikan produksi.
 
Lockdown di Shanghai merupakan bagian dari strategi "nol Covid" Tiongkok. Sejumlah negara mengkritik strategi tersebut karena dinilai tidak realistis untuk menghilangkan semua kasus Covid-19.
 
Baca: Shanghai Dorong Lansia untuk Divaksinasi Lengkap dan Booster
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif