Seorang perempuan berkostum Halloween berjalan melewati lokasi terjadinya tragedi Itaewon, Seoul, Korea Selatan, 30 Oktober 2022. (ANTHONY WALLACE / AFP)
Seorang perempuan berkostum Halloween berjalan melewati lokasi terjadinya tragedi Itaewon, Seoul, Korea Selatan, 30 Oktober 2022. (ANTHONY WALLACE / AFP)

2 WNI jadi Korban Tragedi Itaewon, Begini Kondisinya

Patrick Pinaria • 30 Oktober 2022 14:32
Jakarta: Puluhan orang mengalami luka-luka dalam tragedi Itaewon, Korea Selatan, Sabtu, 29 Oktober 2022. Dua di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI).
 
Kedua WNI tersebut berinisial AR dan CA. Mereka mengalami luka dalam tragedi tersebut. Namun, kondisi keduanya tidak parah dan sudah kembali ke kediamannya usai menjalani perawatan di rumah sakit.
 
"WNI berinisial AR telah dirawat Korea University Anam Hospital akibat kejadian di Itaewon semalam. (Pada) Minggu, 30 Oktober 2022 pagi, yang bersangkutan sudah keluar dari RS dalam keadaan baik," demikian dikutip dari pernyataan KBRI Seoul yang diterima Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun CA dirawat di Seobuk Hospital. Kini, ia juga sudah kembali ke kediamannya sejak semalam.

KBRI Seoul lakukan upaya pencarian awal untuk WNI

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Gandi Sulistiyanto mengatakan, KBRI Seoul telah melakukan berbagai langkah pencarian awal untuk WNI.
 
"(KBRI Seoul) Terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan sejumlah rumah sakit rujukan, guna menggali informasi kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban," kata Gandi dalam keterangan tertulisnya.
 
Ia menambahkan, KBRI juga berkoordinasi dengan tim Gerak Cepat (Gerak Cepat), Persatuan Pelajar Indonesia di Korea (PERPIKA), serta simpul-simpul masyarakat guna memantau sekiranya ada WNI yang terdampak.
 
"KBRI menyampaikan himbauan di Grup Kakao Talk (dengan jumlah lebih dari 1.000 WNI di Korsel) untuk info cepat sekiranya ada WNI yang terdampak," lanjut dia.
 
Gandi juga menyertakan hotline KBRI Seoul pada 010-5394-2546 (Hotline Bantuan Darurat) bagi para WNI yang membutuhkan bantuan segera.

151 orang tewas, 19 di antaranya WNA

Dilaporkan 151 orang dan 82 orang luka-luka. Terdapat kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah.
 
 
Baca: 19 Warga Asing dari 4 Negara Tewas dalam Tragedi Itaewon

 
Dari angka korban tewas tersebut, terdapat 19 orang WNA, yang teridentifikasi berkewarganegaraan Australia, Iran, Norwegia, Prancis, Tiongkok, Sri Lanka, dan sebanyak 13 korban belum teridentifikasi.
 
Para korban meninggal tengah menunggu identifikasi keluarga ditempatkan di Yongsan-gu Wonhyoro Dalmokjok serta 18 rumah sakit di Kota Seoul, yakni RS Suncheon Hanyang, RS Idae Mokdong, RS Gangbuk, RS Samsung University, RS St. Mary Yeouido, serta RS Chungang University.

Kronologi

Sejumlah media Korea Selatan melaporkan sekitar 100.000 orang hadir dalam pesta perayaan Halloween di distrik Itaewon, Korea Selatan. Mereka datang dengan antusias lantaran ini merupakan perayaan pekan Halloween pertama tanpa masker dan langkah-langkah jarak sosial sejak awal pandemi covid-19.
 
Namun perayaan tersebut berubah menjadi kekacauan ketika ratusan orang berdesak-desakan di gang-gang sempit Itaewon. Kerumunan mulai terjadi sekitar pukul 22.20 waktu setempat.
 
Situasi semakin tak terkendali ketika orang-orang mulai berjalan di tanjakan dalam gang tersebut. Dilaporkan ada satu orang terjatuh. 
 
Kejadian itu membuat para pengunjung panik dan saling injak. Hingga akhirnya, banyak orang tumbang dalam kerumunan tersebut.
 
Menurut otoritas pemadam kebakaran pada pukul 4:00 pagi pada Minggu 30 Oktober 2022, pihaknya mulai menerima laporan pasien yang mengalami kesulitan bernapas pada pukul 10:22 Sabtu malam 29 Oktober 2022.
 
"Dari 120 orang yang meninggal, 74 dibawa ke rumah sakit dan 46 dibawa ke gimnasium dalam ruangan serbaguna di dekatnya. Mengidentifikasi almarhum diperkirakan akan memakan waktu," menurut petugas pemadam kebakaran.
 
Diketahui bahwa sebagian besar yang tewas berusia 20-an. Para pejabat memperkirakan bahwa jumlah korban akan terus meningkat sepanjang hari.
 
Pemadam kebakaran mengeluarkan tanggapan tahap pertama pada pukul 10:38 malam waktu setempat. Kemudian meningkatkannya ke tahap tiga pada pukul 11:50. Sebanyak 848 personel, termasuk 364 petugas pemadam kebakaran, dikerahkan untuk menangani kecelakaan itu dan 142 ambulans dikerahkan.
 
Sekitar pukul 11:30 malam, petugas penyelamat melakukan CPR pada puluhan orang yang pingsan di dekat Hotel Hamilton di Itaewon. Laporan awal juga menyebutkan sekitar 50 pasien mengalami serangan jantung di tempat kejadian.

 
(PAT)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif