Anak-anak pengungsi Rohingya bermain di kamp pengungsian di Ukhia, Bangladesh, 6 Oktober 2021. (Munir Uz zaman / AFP)
Anak-anak pengungsi Rohingya bermain di kamp pengungsian di Ukhia, Bangladesh, 6 Oktober 2021. (Munir Uz zaman / AFP)

Rumah Sakit Lapangan Turki Kembali Dibuka di Kamp Pengungsian Rohingya

Internasional turki Myanmar rohingya bangladesh Recep Tayyip Erdogan
Willy Haryono • 08 Januari 2022 20:03
Cox's Bazar: Bangladesh membuka kembali rumah sakit lapangan Turki di sebuah kamp pengungsi Rohingya. Tahun lalu, kamp tersebut hangus terbakar.
 
"Rumah sakit ini menjalankan 20 operasi dan memeriksa 2.000 orang pada setiap harinya," kata Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu dalam pidato seremoni pembukaan kembali rumah sakit di Cox's Bazar, dilansir dari Anadolu Agency, Sabtu, 8 Januari 2022.
 
Setelah hancur dalam kebakaran, rumah sakit tersebut diperbaiki oleh Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) atas instruksi Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Soylu menegaskan bahwa Turki "langsung" mengambil tindakan dalam memulihkan 'luka' para pengungsi usai terjadinya kebakaran.
 
"Kami tidak bisa membiarkan begitu saja orang-orang tertindas ini. Bangladesh adalah rumah bagi orang-orang ini," ungkapnya.
 
Ia menambahkan bahwa sejauh ini, 700 ribu perawatan telah dilakukan di rumah sakit lapangan Turki di Cox's Bazar. Usai seremoni pembukaan, Soylu bertemu Mendagri Bangladesh Asaduzzaman Khan untuk membicarakan berbagai hal seputar kemanusiaan.
 
Bangladesh adalah rumah bagi lebih dari 1,2 juta pengungsi Rohingya. Sebagian besar dari mereka datang ke Bangladesh usai melarikan diri dari operasi militer Myanmar pada Agustus 2017.
 
Sejak 25 Agustus 2017, menurut laporan Ontario International Development Agency, hampir 24 ribu Muslim Rohingya telah dibunuh. Masih dari laporan itu, lebih dari 34 ribu Rohingya dibunuh dengan cara dilemparkan ke api, 114 ribu dipukuli, dan 18 ribu perempuan serta gadis diperkosa.
 
Baca:  Lagi, Bangladesh Pindahkan Ribuan Imigran Rohingya ke Pulau Terpencil
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif