Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida hadapi perombakan kabinet. Foto: AFP
Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida hadapi perombakan kabinet. Foto: AFP

Prasyarat Menteri Baru Jepang, Harus Jauh dari Gereja Unifikasi

Marcheilla Ariesta • 09 Agustus 2022 15:39
Tokyo: Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan, perombakan kabinetnya akan dilakukan dengan memperhatikan hubungan politisi dengan Gereja Unifikasi. Ia berusaha menjauhkan pemerintahannya dari kelompok kontroversial tersebut.
 
Perombakan itu terjadi saat pemerintahan Kishida menghadapi penurunan tingkat dukungan. Pengawasan publik terhadap hubungan antara kelompok itu dan anggota parlemen Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa telah meningkat tajam sejak mantan Perdana Menteri Shinzo Abe ditembak mati bulan lalu dalam sebuah kampanye.
 
Shinzo Abe ditembak oleh seorang pria yang ibunya adalah anggota Gereja Unifikasi. Pelaku mengatakan kepada penyelidik bahwa dia yakin Abe telah mempromosikan kelompok di mana ibunya memberikan sumbangan hingga mereka bangkrut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kishida mengatakan, anggota baru Kabinetnya dan pejabat partai baru yang berkuasa harus ditinjau secara menyeluruh mengenai hubungan mereka dengan kelompok tersebut.
 
"Itu akan menjadi prasyarat," kata Kishida, dikutip dari AFP, Selasa, 9 Agustus 2022.
 
Baca: Shinzo Abe Ditembak: Siapa Gereja Unifikasi dan Mengapa Mereka Menjadi Sorotan?.

Dukungan untuk kabinet Kishida telah jatuh ke level terendah sejak ia menjabat Oktober lalu, turun menjadi 46 persen dari 59 persen tiga minggu lalu. Sebagian besar responden mengatakan mereka menginginkan penjelasan tentang hubungan politisi dengan Gereja Unifikasi.
 
Kishida menambahkan, perombakan Kabinet dibutuhkan untuk menangani masalah seperti kenaikan harga dan lingkungan keamanan yang menegang. "Dalam banyak hal, kita menghadapi situasi paling kritis sejak akhir Perang Dunia II," katanya.
 
Sementara itu, sejumlah menteri, seperti Menteri Keuangan Shunichi Suzuki dan Menteri Luar Negeri Yoshimasa Hayashi akan dipertahankan. Namun,  Menteri Perindustrian Koichi Hagiuda diperkirakan akan digeser ke posisi di luar Kabinet, kemungkinan besar menjadi ketua komite penelitian kebijakan LDP.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif