Presiden AS Joe Biden saat tiba di Tokyo, Jepang, 22 Mei 2022. (Kazuhiro NOGI / AFP)
Presiden AS Joe Biden saat tiba di Tokyo, Jepang, 22 Mei 2022. (Kazuhiro NOGI / AFP)

Biden Perkuat Hubungan dengan Jepang, Ungkap Inisiatif Dagang Asia

Willy Haryono • 23 Mei 2022 08:25
Tokyo: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bertemu Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida di Tokyo dan mengumumkan sebuah inisiatif dagang multinasional pada Senin, 23 Mei 2022. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Washington dalam menyegarkan kembali kekuatan strategis AS di Asia.
 
Setelah sebelumnya berkunjung ke Korea Selatan selama tiga hari, Biden juga dijadwalkan berbicara dengan Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang.
 
Sejumlah pejabat AS mendeskripsikan Jepang dan Korsel sebagai dua negara kunci dalam membantu upaya Washington menekan kekuatan dagang dan militer Tiongkok. Keduanya juga dianggap sebagai mitra aliansi Barat dalam mengisolasi Rusia yang menginvasi Ukraina pada Februari lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selasa besok, Biden akan memperkuat kembali kepemimpinan AS dengan bertemu dengan perdana menteri Australia, India dan Jepang dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Quad.
 
Mengenai salah satu anggota Quad, Australia, Biden mengucapkan selamat kepada Anthony Albanese atas kemenangan dalam pemilihan umum yang menjadikannya PM baru di Negeri Kanguru menggantikan Scott Morrison.
 
"Ini adalah kesempatan vital dalam bertukar pandangan dan terus mendorong kerja sama praktis di Indo-Pasifik," ujar keterangan Gedung Putih mengenai kunjungan Biden ke Asia, dikutip dari AFP.
 
Sementara itu, India yang merupakan bagian dari Quad masih menolak mengecam atau memutus kerja sama dagang dengan Rusia terkait invasi. Mengenai hal ini, Biden akan membicarakannya dalam skema tatap muka dengan PM india Narendra Modi.
 
Di tengah lawatan Biden ini, terdapat kekhawatiran akan terjadinya uji coba nuklir oleh Korea Utara (Korut). Momen yang dikhawatirkan adalah saat Biden berada di Korsel, walau pada kenyataannya Korut tidak melakukan uji coba apa pun.
 
Saat ini Korut tengah sibuk menangani wabah Covid-19 yang menyebar di seantero negeri. Alih-alih menyebut Covid-19, Korut melabeli mereka yang terinfeksi sebagai pengidap "demam."
 
Baca:  Joe Biden Sampaikan Ucapan 'Halo' kepada Kim Jong-un
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif