Polisi militer menggunakan masker saat berpatroli di Victoria, Australia. (AFP)
Polisi militer menggunakan masker saat berpatroli di Victoria, Australia. (AFP)

Klaster Covid-19 Muncul di Dua Negara Bagian Australia

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 14 Oktober 2020 15:03
Melbourne: Beberapa klaster virus korona (covid-19) muncul di dua negara bagian terbesar di Australia, New South Wales (NSW) dan Victoria. Alhasil, rencana pelonggaran pembatasan covid-19 di Austraia terpaksa ditunda pada Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Australia merupakan satu dari beberapa negara di dunia yang dianggap berhasil mengendalikan penyebaran covid-19. Saat ini, hanya ada 245 kasus aktif covid-19 di Negeri Kanguru, dengan angka kematian mencapai 904.
 
Premier NSW, Gladys Berejiklian, mengaku khawatir penyebaran masif covid-19 dapat kembali terjadi di negara bagian yang dipimpinnya. Kekhawatiran diungkapkan usai munculnya 11 kasus baru covid-19 dari transmisi lokal, dan kemunculan klaster terbaru di wilayah Lakemba.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan pelonggaran beberapa pembatasan, termasuk seputar aktivitas restoran dan pesta pernikahan di NSW, terpaksa ditunda.
 
"Kami berharap dapat melonggarkan berbagai pembatasan, selama lebih banyak orang datang untuk melakukan tes (covid-19)," kata Berejiklian, dikutip dari laman The Straits Times.
 
Sementara di Victoria, episentrum gelombang kedua covid-19 di Australia, mencatat lima kematian dan tujuh infeksi baru covid-19 pada Selasa malam. Kasus dan kematian akibat covid-19 ini juga menunda pelonggaran berbagai pembatasan covid-19 di Victoria.
 
Pembatasan ketat di Victoria, termasuk di Melbourne, sudah diterapkan sejak pertengahan Juli. Pembatasan ini meliputi penutupan retail, dan durasi maksimal dua jam untuk warga yang berada di luar rumah.
 
Tiga kasus di kota Shepparton di timur laut Melbourne berasal dari seorang sopir truk. Sopir itu diketahui tidak sepenuhnya jujur saat menceritakan riwayat perjalanannya dalam dua pekan terakhir.
 
"Tidak memberi tahu kami mengenai riwayat (perjalanan) yang sesungguhnya adalah hal yang salah," kata Premier Victoria, Daniel Andrews, dalam sebuah konferensi pers. Ia mengatakan hal seputar sopir itu kini sudah dirujuk ke Kepolisian Victoria.
 
Baca:Australia Peringatkan Covid-19 Butuh Waktu untuk Dijinakkan
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif