Warga di Melbourne, Australia mengantre untuk melakukan tes covid-19. Foto: AFP
Warga di Melbourne, Australia mengantre untuk melakukan tes covid-19. Foto: AFP

Australia Peringatkan Covid-19 Butuh Waktu untuk Dijinakkan

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona
Fajar Nugraha • 20 Juli 2020 13:06
Sydney: Lonjakan kasus covid-19 di Melbourne, Australia ini bisa memakan waktu berminggu-minggu mereda. Meskipun ada penutupan dan perintah untuk memakai masker.
 
Pejabat Kepala Medis Australia Paul Kelly pada Senin 20 Juli mengatakan, Negeri Kanguru bersiap untuk gelombang kedua dari infeksi virus korona. Penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus korona ini berkobar di negara bagian Victoria pada Juli, terutama di Melbourne.
 
Victoria pada Senin mencatat satu kematian akibat virus korona dan mencatat 275 kasus covid-19 baru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Seorang wanita berusia 80 tahun meninggal karena virus tadi malam. Menambah angka kematian nasional menjadi 123 orang,” ujar Premier Victoria, Daniel Andrews, seperti dikutip AFP, Senin 20 Juli 2020.
 
Pemerintah Victoria telah memerintahkan lockdown atau kuncian menyeluruh yang harus diikuti sekitar 5 juta orang selama enam minggu. Pemerintah pun mewajibkan penduduk di sekitar Melbourne untuk mengenakan masker jika mereka harus meninggalkan rumah mereka.
 
Sementara Paul Kelly mengatakan akan butuh berminggu-minggu untuk memperlambat wabah seperti pada Juni. Saat itu wilayah Victoria dan seluruh Australia melaporkan infeksi harian tunggal atau dua digit.
 
"Kami telah belajar dari waktu ke waktu bahwa waktu antara memperkenalkan tindakan dan melihat efeknya setidaknya dua minggu dan kadang-kadang lebih lama dari itu," kata Kelly kepada radio Australian Broadcasting Corporation.
 
Australia telah mencatat sekitar 11.800 kasus virus korona, sebagian kecil dari apa yang telah dilihat di negara lain. Penyakit ini telah secara efektif dihilangkan dari sebagian besar negara.
 
Tetapi wabah Victoria dan meningkatnya kasus harian di negara tetangga New South Wales yang negara bagian berpenduduk terpadat di negara itu. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran gelombang kedua nasional.
 
NSW melaporkan 18 infeksi baru pada Minggu, tertinggi dalam tiga bulan. Tingkat penularan di negara bagian lebih tinggi daripada di Victoria, meskipun pembatasan jarak sosial diperketat.
 
Otoritas NSW tidak dapat melacak beberapa klaster dan otoritas negara telah mendesak orang untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan transportasi umum. Jika NSW dipaksa untuk menerapkan pembatasan baru, itu akan menjadi pukulan palu terhadap harapan Australia untuk pemulihan ekonomi yang cepat.
 

Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (https://www.medcom.id/corona).
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif