Warga Jepang menggunakan hak pilih mereka dalam pemilu majelis tinggi pada Minggu, 10 Juli 2022. (Kazuhiro Nogi/AFP)
Warga Jepang menggunakan hak pilih mereka dalam pemilu majelis tinggi pada Minggu, 10 Juli 2022. (Kazuhiro Nogi/AFP)

Koalisi Berkuasa Jepang Diproyeksikan Menang dalam Pemilu Pascapenembakan Abe

Willy Haryono • 11 Juli 2022 07:38
Tokyo: Koalisi berkuasa di Jepang diproyeksikan mempertahankan mayoritas di majelis tinggi dalam sebuah pemilihan umum pada Minggu kemarin, dua hari usai pembunuhan terhadap mantan perdana menteri Shinzo Abe.
 
Partai Demokratik Liberal (LDP) di bawah kepemimpinan PM Fumio Kishida dan mitra koalisi junior Komeito diproyeksikan meraih 69 hingga 83 kursi dari total 125 yang diperebutkan, berdasarkan hasil exit poll media NHK.
 
Dilansir dari Al Jazeera, sejumlah analis memprediksi bahwa pembunuhan Abe mungkin mendorong peluang menang LDP di bawah PM Kishida, anak didik Abe. Hasil resmi pemilu diperkirakan baru akan muncul pada Senin ini, 11 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Abe, politikus yang memegang masa jabatan PM terlama di era modern Jepang, ditembak seorang pria usai dirinya selesai berkampanye di kota Nara pada Jumat kemarin. Jajaran politisi Jepang menyebut pembunuhan tersebut sebagai sebuah serangan terhadap demokrasi.
 
Airo Hino, profesor sains politik dari Universitas Waseda, mengatakan bahwa LDP kemungkinan akan menambah jumlah kursinya di majelis tinggi. Hasil ini disebutnya sudah dapat diperkirakan, namun penembakan terhadap Abe pada Jumat kemarin juga memiliki dampak tersendiri.
 
"Sekarang, dengan berkuasanya PM Kishida, perdebatan mengenai merevisi konstitusi kemungkinan akan dipercepat," sebut Hino. Revisi konstitusi merujuk pada upaya yang diinisiasi Abe pada 2015 untuk memperluas peran dari Pasukan Bela Diri Jepang (SDF).
 
Robert Ward dari Institut Internasional Studi Strategis, sepakat dengan pernyataan Hino. "Tidak ada kejutan. Perlu menanti untuk melihat apakah partai-partai pro reformasi konstitusi mencapai mayoritas dua per tiga," tuturnya.
 
"Saya rasa Kishida akan bergerak secara hati-hati. Perubahan memerlukan begitu banyak modal politik," sambung Ward.
 
Baca:  Peluru yang Menghujam Tubuh Shinzo Abe Picu Pendarahan Fatal
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif