Presiden AS Joe Biden dalam konferensi pers di Tokyo, Jepang./AFP
Presiden AS Joe Biden dalam konferensi pers di Tokyo, Jepang./AFP

AS Siap Bela Taiwan Secara Militer Jika Tiongkok Lancarkan Invasi

Marcheilla Ariesta • 23 Mei 2022 18:14
Tokyo: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, negaranya bersedia campur tangan secara militer jika Tiongkok menginvasi pulau tersebut. Pernyataan Biden menambah kebingungan atas kebijakan AS di wilayah tersebut.
 
Dalam konferensi pers di Tokyo bersama Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Biden mengatakan Beijing sudah 'menggoda bahaya' karena melakukan latihan militer dekat Taiwan. Pulau ini dianggap Tiongkok sebagai bagian mereka.
 
"Anda tidak ingin terlibat dalam konflik Ukraina secara militer karena alasan yang jelas. Apakah Anda bersedia terlibat secara militer untuk membela Taiwan jika itu terjadi?" tanya seorang reporter, dilansir dari NBC News, Senin, 23 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya, itu komitmen yang kami buat," jawab Biden.
 
Tak lama setelah komentar presiden, seorang pejabat Gedung Putih muncul untuk membatalkan deklarasi bahwa AS dapat melakukan intervensi militer.
 
Baca juga: Tiongkok Marah AS Ubah Kata-kata Tentang Taiwan di Situs Kemenlu
 
"Seperti yang dikatakan Presiden, kebijakan kami tidak berubah. Dia mengulangi Kebijakan Satu Tiongkok kami dan komitmen kami terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," kata pejabat itu.
 
"Dia juga menegaskan kembali komitmen kami di bawah Undang-Undang Hubungan Taiwan untuk memberi Taiwan sarana militer untuk mempertahankan diri," sambung Gedung Putih.
 
Komentar serupa yang dibuat Biden terhadap Taiwan juga memicu kebingungan di masa lalu. Namun, selama konferensi pers, Biden menegaskan kebijakan mereka terhadap Taiwan tidak berubah sama sekali.
 
Biden mengatakan AS akan terus bertindak sejalan dengan kebijakan Satu Tiongkok, yang mengakui hubungan formal Washington dengan Beijing.
 
"Tapi kami tetap berkomitmen untuk mendukung perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan memastikan tidak ada perubahan sepihak pada status. quo," terangnya.
 
Di bawah kebijakan Satu Tiongkok, AS tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan. Namun, Negeri Paman Sam memiliki kedutaan tidak resmi di pulau itu.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif