Sekelompok anggota Hizbullah berbaris di Baalbek, Lebanon, 13 November 2021. (AFP)
Sekelompok anggota Hizbullah berbaris di Baalbek, Lebanon, 13 November 2021. (AFP)

Australia Akan Tetapkan Hizbullah Sebagai Organisasi Teroris

Internasional terorisme Teroris Australia Iran hizbullah Lebanon
Willy Haryono • 24 November 2021 10:31
Canberra: Australia akan menetapkan Hizbullah sebagai sebuah "organisasi teroris," bergabung dengan sejumlah negara lain yang melarang eksistensi grup asal Lebanon tersebut. Sejumlah negara Barat telah menyatakan Hizbulah sebagai organisasi teroris.
 
Namun beberapa negara lainnya cenderung ragu dalam menjatuhkan sanksi terhadap sayap politik Hizbullah, yang dikhawatirkan dapat mempersulit hubungan bilateral dengan Lebanon.
 
Keputusan Australia dapat diartikan bahwa menjadi anggota Hizbullah atau menyalurkan dana ke organisasi tersebut akan dianggap sebagai perbuatan kriminal di Negeri Kanguru. Australia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki komunitas masyarakat Lebanon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemerintah tidak memberikan toleransi sama sekali terhadap kekerasan. Tidak ada alasan agama maupun politik yang dapat membenarkan pembunuhan terhadap orang tak berdosa," kata Menteri Dalam Negeri Australia Karen Andrews dalam sebuah pernyataan, dikutip dari DW, Rabu, 24 November 2021.
 
"Hizbullah terus mengancam melakukan aksi teroris dan juga menyalurkan bantuan kepada sejumlah organisasi teroris. Hizbullah merupakan ancaman nyata dan kredibel terhadap Australia," sambungnya.
 
Canberra juga memperluas larangan terhadap unit bersenjata Hizbullah yang telah diterapkan sejak 2003.
 
Baca:  Kolombia Tuduh Hizbullah Lancarkan Aksi Kriminal di Wilayahnya
 
Dibentuk pada 1982, Hizbullah adalah grup militan Lebanon yang didukung Iran. Hizbullah dibentuk saat perang sipil Lebanon, yang kemudian terlibat perang berdarah lainnya dengan Israel di tahun 2006.
 
Menurut keterangan sejumlah pihak, Hizbullah didanai dan dilatih Iran. Hizbullah mendapat dukungan luas dari masyarakat Syiah Iran.
 
Saat ini, Hizbullah menguasai sebagian besar sendi-sendi kehidupan di Lebanon. Hizbullah sudah lama dinyatakan terlarang oleh Amerika Serikat dan Israel. Jerman mengikuti langkah tersebut pada Mei tahun lalu, melarang semua aktivitasnya di tanah Bavaria.
 
Namun menurut data intelijen Jerman, saat ini terdapat sekitar 1.050 anggota Hizbullah yang aktif di seantero negeri.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif