Sputnik V, vaksin covid-19 buatan Rusia. (AFP)
Sputnik V, vaksin covid-19 buatan Rusia. (AFP)

Gelombang Pertama Vaksin Sputnik V Tiba di India

Internasional India Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Vaksin Sputnik V Vaksin untuk Indonesia
Willy Haryono • 02 Mei 2021 13:02
Hyderabad: Gelombang pertama Sputnik V, vaksin Covid-19 buatan perusahaan asal Rusia, tiba di India pada Sabtu, 1 Mei. Pasokan Sputnik V ini merupakan upaya India dalam memperluas program vaksinasi di tengah gelombang kedua Covid-19.
 
"Sputnik V dari Rusia tiba di Hyderabad! Vaksin ini akan menambah amunisi India dalam memerangi pandemi. Opsi ketiga ini akan menambah kapasitas vaksin kami dan mempercepat laju vaksinasi," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri India Arindam Baghci.
 
Melalui media sosial, Baghci membagikan foto-foto kedatangan Sputnik V di bandara Hyderabad. "Ini merupakan gelombang pertama 150 ribu dosis Sputnik V. Jutaan dosis lainnya akan menyusul," tutur Baghchi, dikutip dari laman Xinhua pada Minggu, 2 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasokan vaksin tersebut telah dikirim ke Dr Reddy's Laboratories di Hyderabad, yang bekerja sama dengan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) dalam memproduksi Sputnik V di India.
 
Kiriman vaksin ini belum akan langsung dipakai karena masih perlu melewati serangkaian proses pemeriksaan. Jika sudah mendapat izin, Sputnik V akan menjadi vaksin ketiga yang digunakan dalam program vaksinasi di India selain Covaxin dan Covishield.
 
Baca:  Dubes Rusia Kembali Tegaskan Sputnik V Aman dan Efektif
 
Kedatangan vaksin Sputnik V ini terjadi saat India dilanda gelombang kedua Covid-19, dengan jumlah kasus berada di atas 300 ribu selama berhari-hari. Sabtu kemarin, infeksi harian Covid-19 di India bahkan melampaui 400 ribu.
 
Hari ini, Kementerian Kesehatan India mencatat 392.488 kasus harian Covid-19, yang menjadikan totalnya mencapai 19,5 juta. Kemenkes India juga mencatat tambahan 3.689 kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga angka totalnya kini 215.542.
 
Dari total tambahan infeksi Covid-19 di India pada Minggu ini, New Delhi mencatat 25.219 dengan 412 kematian. Sementara di Maharashtra, negara bagian yang terkena dampak terparah pandemi di India, mencatat tambahan 63 ribu kasus dan 802 kematian.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif