Kepala penasihat medis kepresidenan AS, Anthony Fauci. (AFP)
Kepala penasihat medis kepresidenan AS, Anthony Fauci. (AFP)

Fauci Rekomendasikan Lockdown Nasional di India

Internasional Amerika Serikat India Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Narendra Modi
Willy Haryono • 02 Mei 2021 10:01
Washington: India sebaiknya menerapkan penguncian (lockdown) nasional selama beberapa pekan untuk meredam lonjakan dahsyat kasus Covid-19, ucap pakar kesehatan ternama Amerika Serikat dalam wawancara dengan The Indian Express pada Sabtu, 1 Mei 2021.
 
Menurutnya, lockdown merupakan salah satu hal penting yang dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di seantero India.
 
Sejauh ini pemerintahan India di bawah Perdana Menteri Narendra Modi menolak memberlakukan lockdown nasional. Tahun lalu, PM Modi telah memberlakukan lockdown nasional yang begitu memukul kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam beberapa hari terakhir, jumlah infeksi harian Covid-19 di India berada di atas 300 ribu, dan angkanya bahkan melewati 400 ribu pada Sabtu kemarin.
 
"Saya rasa hal terpenting adalah mengamankan pasokan oksigen, peralatan medis, alat pelindung diri dan sejenisnya," ucap Fauci, kepala penasihat medis Presiden AS Joe Biden.
 
"Tapi hal lain yang harus segera dilakukan adalah menutup seantero negeri," sambungnya, dilansir dari laman The Straits Times.
 
Fauci menyadari tidak ada satu pun negara di dunia yang menyukai lockdown berskala nasional. Namun menurutnya, jika lockdown nasional diterapkan selama beberapa pekan, maka India dapat "secara signifikan meredam dinamika wabah" Covid-19 saat ini.
 
Ia menekankan lockdown di India tidak perlu dilakukan selama berbulan-bulan, melainkan cukup dalam hitungan pekan.
 
Sepanjang April, India mencatat total lebih dari tujuh juta kasus Covid-19. Banyak rumah sakit di India kewalahan menangani gelombang pasien di tengah minimnya pasokan oksigen.
 
Banyak negara bagian di India memberlakukan pembatasan aktivitas, terutama di Maharashtra dan ibu kota New Delhi. Namun sejauh ini, pemerintahan PM Modi belum bersedia memberlakukan lockdown nasional.
 
Dalam sebuah pidato beberapa hari lalu, PM Modi mengatakan bahwa India sedang diguncang 'badai.' Ia mengaku optimistis mampu melewati krisis saat ini, seperti yang sudah berhasil dilakukan India tahun lalu.
 
Baca:  PM Modi Sebut India Terguncang oleh 'Badai' Covid-19
 
Sejumlah pihak menilai gelombang kedua Covid-19 di India dipicu sikap terlalu berpuas diri setelah angka infeksi hariannya sempat turun ke angka 10 ribu.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif