Kegiatan Business Matching pengusaha Indonesia dan Madagaskar digelar pada 21 Mei 2021. (KBRI Antananarivo)
Kegiatan Business Matching pengusaha Indonesia dan Madagaskar digelar pada 21 Mei 2021. (KBRI Antananarivo)

KBRI Antananarivo Fasilitasi Business Matching Pengusaha RI-Madagaskar

Willy Haryono • 22 Mei 2021 18:41
Antananarivo: Dalam rangka menjajaki kerja sama antara Indonesia dan Madagaskar di bidang mesin pertanian dengan teknologi sederhana, mudah perawatan dan tepat guna, pada 21 Mei lalu Kuasa Usaha Tetap (KUTAP RI) Antananarivo, Bapak Benny Yan Pieter Siahaan beserta Fungsi Ekonomi KBRI, memfasilitasi kegiatan Business Matching secara virtual.
 
Business Matching dihadiri Zafitombo Elijaona - Ketua KADIN Provinsi Toliara, Madame Eva Andriamihaja selaku perwakilan KADIN Tamatave, Mr. Marco Raharitiana - Konsul Kehormatan RI di Propinsi Tamatave, Duta Besar Jonny Sinaga serta beberapa pengusaha Indonesia dan Madagaskar yang bergerak di bidang  mesin pertanian. 
 
Memimpin pertemuan, KUTAP RI menyampaikan bahwa KBRI Antananarivo akan senantiasa mendorong serta memfasilitasi upaya-upaya untuk meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia-Madagaskar. Volume perdagangan kedua negara belum mencerminkan potensi sesungguhnya dan masih banyak ruang untuk meningkatkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, Bapak Jonny Sinaga selaku pimpinan PD. Karya Mitra Group menyambut baik penyelenggaraan acara business matching seperti ini mengingat Madagaskar merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduknya bekerja di sektor pertanian, perikanan dan peternakan.
 
Alat dan mesin pertanian dari PD. Karya Mitra Group ditargetkan untuk petani kecil, namun dapat digunakan oleh pengusaha besar di bidang pertanian, perikanan dan peternakan. Madagaskar dapat menjadi mitra potensial bagi PD. Karya Mitra Group mengingat 85% penduduk Madagaskar adalah petani pembudidayaan skala kecil.
 
Baca:  Madagaskar Bebaskan Safeguard Produk Mi Instan Indonesia
 
Presentasi Bapak Jonny Sinaga sangat menarik perhatian pengusaha Madagaskar untuk menggunakan produk alat pertanian dari PD. Karya Mitra Group karena sangat cocok dengan situasi dan kondisi pertanian di Madagaskar. Alat pertanian yang diproduksi oleh perusahaan ini diperuntukkan untuk small farmer namun lebih modern dengan harga kompetitif.
 
Perwakilan KADIN Tamatave, Madame Eva Andriamihaja menyambut baik acara seperti ini dan sangat penting untuk mempromosikan kewirausahaan di Madagaskar. Pengusaha muda Madagaskar ingin membangun usaha namun karena mahalnya alat dan mesin pertanian maka mereka senantiasa menerapkan teknologi tradisional untuk pertanian.
 
Yang bersangkutan berkeinginan untuk menggunakan alat pertanian Indonesia dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan meningkatkan portfolio usahanya. Madame Eva juga tertarik pada alat pengelolaan tebuh menjadi minumun bermutu (jus), alat packaging produk pertanian jadi, alat perikanan dan alat pengelolaan singkong dan breadfruit (Soanambo).
 
Selanjutnya, pengusaha asal Toliara Bapak Léon Randriantsiatoagny membutuhkan alat perikanan dengan menggunakan teknologi modern tetapi khusus untuk small farmer. Beliau juga ingin mendapatkan pemberian pelatihan khusus tentang pembudidayaan ikan. Rekan bisnisnya dari Toliara, Bapak Abidhoussen Taheraly menyampaikan keinginanya untuk mengetahui jika ada alat atau mesin pengelolaan kacang – kacangan, white beans (dry grain) menjadi makanan bermutu dan bernilai tinggi (add value).
 
Secara umum, para pengusaha Madagaskar sangat terkesan dengan mesin-mesin pertanian Indonesia yang mereka nilai meskipun berteknologi sederhana namun tepat guna dan perawatannya mudah serta harga bersaing. Pengusaha Indonesia dan Madagaskar menyepakati akan menindaklanjuti business matching kali ini dengan inquiries yang lebih detail.

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif