I Gusti Ayu Vira saat ini sudah kembali berada bersama keluarganya di Desa Bebalang, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Pada saat ketibaan di Denpasar, Gusti Ayu Vira dijemput langsung oleh anggota DPR RI asal Bali IGN Kesuma Kelakan beserta jajaran Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli serta BP2MI Provinsi Bali.
Sebelumnya Gusti Ayu Vira tiba di Turki pada 2021 dan bekerja sebagai terapis spa di Kota Alanya, Provinsi Antalya di bagian selatan Turki. Pada Juli lalu, Gusti Ayi Vira didagnosa sakit oleh dokter di Turki, namun karena tidak memiliki izin kerja atau tinggal dan asuransi kesehatan wajib, biaya pengobatannya diperkirakan akan sangat mahal.
Mendapatkan informasi adanya PMI sakit, KBRI Ankara langsung berkoordinasi dengan Anggota Satuan Tugas Pelindungan WNI di Alanya dan pihak terkait di Bali untuk membantu kepulangan PMI tersebut.
Baca juga: KBRI Ankara Temui PMI Ilegal yang Sakit di Turki
"Penanganan kepulangan Saudari Gusti Ayu Vira merupakan hasil koordinasi yang baik antar pihak terutama Pemda Bali dan BP2MI sehingga prosesnya dapat berjalan lancar," ujar Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Ankara Harlianto.
"KBRI Ankara akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan dan pelindungan bagi WNI yang berada di Turki," imbuh Harlianto.
Saat ini terdapat sekitar 6.000 WNI yang tinggal di Turki, di mana mayoritas adalah mahasiswa dan PMI yang berprofesi sebagai terapis spa. Dalam empat tahun terakhir, banyak PMI yang menghadapi permasalahan.
Pada umumnya karena masuk dan bekerja di Turki secara tidak sah atau tanpa melalui prosedur yang benar. Turki hingga saat ini bukan negara tujuan penempatan untuk sektor domestik (asisten rumah tangga) karena Turki tidak mengizinkan pekerja asing di sektor tersebut dan masyarakat Turki tidak memiliki budaya memiliki asisten rumah tangga yang tinggal di rumah majikan.
Namun demikian untuk sektor Terapis Spa, Turki mengininkan pekerja asing dan memberikan perlindungan yang baik sejauh datang ke Turki secara sah dan menggunakan visa bekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News