Presiden Tiongkok Xi Jinping akan melakukan pertemuan virtual dengan Joe Biden pada 15 November. Foto: AFP
Presiden Tiongkok Xi Jinping akan melakukan pertemuan virtual dengan Joe Biden pada 15 November. Foto: AFP

Media AS Sebut Biden dan Xi Jinping Akan Gelar KTT Virtual Senin Mendatang

Internasional Amerika Serikat Tiongkok joe biden as-tiongkok Xi Jinping
Medcom • 12 November 2021 18:07
Washington: Media Amerika Serikat (AS), CNN dan Politico melaporkan, Presiden AS Joe Biden diperkirakan akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) secara virtual dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping pada Senin, 15 November, 2021.
 
Laporan yang mengutip sumber tanpa nama ini disampaikan, saat ketegangan tengah meningkat atas Taiwan, hak asasi manusia, dan sektor perdagangan.
 
Dilansir dari AFP, Jumat, 12 November 2021, hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Khususnya di Taiwan, negara demokrasi yang diklaim Tiongkok merupakan miliknya, dimana telah mencetak rekor jumlah serangan udara di dekat pulau tersebut pada bulan lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pertemuan Virtual Biden-Xi Direncanakan Berlangsung Minggu Depan.
 
AS telah berulang kali mengisyaratkan dukungannya untuk Taiwan dalam menghadapi agresi Tiongkok. Namun, AS dan Tiongkok disebut mencapai kesepakatan yang mengejutkan dalam KTT Perubahan Iklim COP26 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Glasgow, Skotlandia. 
 
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken pun mengatakan minggu ini, kedua pemimpin yang belum pernah bertemu langsung sejak Biden menjabat pada Januari lalu, akan mengadakan pembicaraan virtual “segera.”
 
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin menjelaskan saat ditanya terkait pertemuan dalam konferensi pers pada Kamis, kedua kepala negara telah “setuju untuk mempertahankan kontak yang sering melalui berbagai cara.”
 
“Saat ini, Tiongkok dan AS tengah dalam komunikasi yang erat mengenai pengaturan khusus untuk pertemuan puncak para pemimpin,” kata Wenbin.
 
Sejak veteran Partai Demokrat tersebut pindah ke Gedung Putih AS, ia dan Jinping telah berbicara melalui telepon sebanyak dua kali. Pasangan ini juga bertemu secara ekstensif, saat Biden menjabat sebagai Wakil Presiden AS untuk Barack Obama, dan Jinping adalah Wakil Presiden Tiongkok untuk Hu Jintao.
 
Biden disebut berharap untuk bertemu Jinping dalam KTT Kelompok 20 (G20) di Roma, Italia pada akhir Oktober lalu. Namun, pemimpin Tiongkok yang berusia 68 tahun tersebut belum melakukan perjalanan sejak awal pandemi covid-19. Jinping hanya menyetujui pembicaraan virtual pada akhir tahun.
 
Biden sebagian besar mempertahankan pendekatan yang lebih keras terhadap Tiongkok dari pendahulunya Donald Trump. Kedua pemerintahan diketahui mempertimbangkan kebangkitan Tiongkok sebagai tantangan utama abad ke-21.
 
Jinping pun memperingatkan, tidak kembali ke perpecahan era Perang Dingin di Asia-Pasifik. Hal ini disampaikan dalam sambutannya dalam konferensi bisnis virtual di sela-sela KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) yang diselenggarakan oleh Selandia Baru pada Kamis.
 
“Upaya untuk menarik garis ideologis atau membentuk lingkaran kecil dengan alasan geopolitik pasti akan gagal,” ujar Jinping.
 
“Wilayah Asia-Pasifik tidak dapat dan tidak boleh terulang kembali ke dalam konfrontasi dan perpecahan era Perang Dingin,” pungkasnya. (Nadia Ayu Soraya)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif