ibu kota Kazakhstan balik lagi jadi Astana./AFP
ibu kota Kazakhstan balik lagi jadi Astana./AFP

Ogah Dikaitkan dengan Mantan Presiden, Ibu Kota Kazakhstan Diganti

Marcheilla Ariesta • 15 September 2022 22:33
Nursultan: Kazakhstan akan kembali mengganti nama ibu kotanya. Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev akan mengembalikan nama ibu kota menjadi Astana.
 
Sebelumnya, nama ibu kota mereka diganti menjadi Nursultan, sesuai dengan nama presiden pertama Kazakhstan, Nursultan Nazarbayev. Popularitasnya yang menurun membuat presiden terkini Kazakhstan mengganti namanya.
 
Proposal perubahan nama ibu kota itu pertama kali diumumkan oleh Parlemen Kazakhstan terkait keinginan dari masyarakat pada awal bulan ini. Padahal, nama Nur-Sultan sendiri ditetapkan berdasarkan usulan Presiden Tokayev pada 2019 lalu untuk menghormati bekas presiden di negara itu. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengembalian nama ibu kota juga menjadi inisiatif mereformasi konstitusi yang meragukan pemberian nama kota dari seseorang yang masih hidup. Hal itu terkait banyaknya masyarakat yang tidak menerimanya sebagai nama baru ibu kota negara.
 
Baca juga: Warga Kazakhstan Ikuti Referendum Reformasi Konstitusi
 
"Kami menganggap ini adalah hal yang salah ketika kota dinamai oleh seseorang yang masih hidup. Rakyat tidak menerima nama baru ibu kota," tutur anggota parlemen Kazakhstan, Edil Zhanbyrshin, dilansir dari Russia Today.
 
Ia menuturkan, pengembalian nama Astana akan merefleksikan kobtribusi presiden pertama dalam membangun kota itu. 
 
Langkah ini disebut sebagai upaya menjauhkan citra Tokayev dengan pendahulunya yang mendapatkan penolakan dari masyarakat. Pasalnya, tak sedikit rakyat Kazakhstan mendapat tekanan ketika dipimpin rezim Nazarbayev selama 30 tahun. 
 
Setelah peristiwa itu, Tokayev mencopot Nazarbayev dari perannya sebagai Dewan Keamanan. Bahkan, beberapa keluarga dan teman terdekat Nazarbayev dicopot dari jabatannya dan beberapa di antaranya didakwa kasus korupsi.
 
Kazakhstan sudah beberapa kali mengalami pergantian nama ibu kota dalam satu dekade terakhir. Nama pertamanya adalah Akmolinsk ketika masih berada di bawah Kekaisaran Rusia. 
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif