Auckland: Selandia Baru memvaksinasi setidaknya 2,5 persen penduduknya hari ini, Sabtu, 16 Oktober 2021. Langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat vaksinasi demi dapat "hidup bersama Covid-19."
Melalui serangkaian strategi dan dorongan, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, sebanyak 124.669 dosis vaksin telah diberikan kepada penduduknya sore ini.
"Kami menetapkan target untuk diri sendiri, Aotearoa (nama Maori untuk Selandia Baru), Anda telah melakukannya, tapi mari kita lanjutkan," kata dia dilansir dari AFP.
Sebagian besar wilayah di Selandia Baru sebenarnya sudah bebas dari Covid-19. Namun karena adanya varian Delta yang menyerang negara itu, mereka mengubah strateginya.
Saat ini, pemerintah Selandia Baru bertujuan membuat seluruh masyarakatnya dapat hidup berdampingan dengan Covid-19 melalui vaksinasi yang lebih tinggi.
Sebanyak 41 kasus dilaporkan hari ini, 40 di antaranya ada di Auckland, kota terbesar di Selandia Baru. Sejak pertengahan Agustus, negara ini melakukan kembali penguncian untuk membasmi wabah Delta.
Pemerintah Selandia Baru berencana mengakhiri pembatasan ketat ketika tingkat vaksinasi penuh mencapai 90 persen. Hingga kemarin, 62 persen dari populasi Selandia Baru yang memenuhi syarat telah divaksinasi penuh, sedangkan 83 persen baru menerima satu dosis vaksin.
Tempat vaksinasi didirikan hari ini di seantero Selandia Barum termasuk di restoran cepat saji dan taman, dengan beberapa tempat yang menawarkan permen sesudahnya.
Baca: Selandia Baru Bakal Wajibkan Vaksin Covid-19 Bagi Nakes dan Guru
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan