Ratusan pengungsi etnis Rohingya ditangkap polisi Bangladesh karena liburan Idulfitri di pantai./AFP
Ratusan pengungsi etnis Rohingya ditangkap polisi Bangladesh karena liburan Idulfitri di pantai./AFP

Rayakan Idulfitri di Pantai, Polisi Bangladesh Tahan 450 Pengungsi Rohingya

Internasional rohingya bangladesh Idulfitri 1443
Marcheilla Ariesta • 05 Mei 2022 20:17
Cox's Bazar: Polisi Bangladesh menahan sedikitnya 450 pengungsi Rohingya. Penahanan ini karena mereka merayakan Idulfitri di pantai.
 
Sekitar 920 ribu pengungsi Rohingya yang sebagian besar Muslim di Bangladesh dilarang meninggalkan kamp kawat berduri di tempat mereka terjebak selama bertahun-tahun.
 
Sebagian besar dari mereka melarikan diri ke Bangladesh usai serangan militer di Myanmar, negara asal mereka pada 2017 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam beberapa bulan terakhir mereka mengatakan telah menghadapi peningkatan kesulitan di kamp-kamp pengungsian. Menurut para pengungsi, pihak berwenang Bangladesh menghancurkan sekitar 3.000 toko mereka dan puluhan sekolah swasta yang dikelola masyarakat.
 
Juru bicara polisi Rafiqul Islam mengatakan, petugas melakukan penggerebekan di kota Cox's Bazar Rabu malam, di hari kedua liburan Idulfitri.
 
"Kami menahan lebih dari 450 pengungsi Rohingya," kata Islam, dilansir dari AFP, Kamis, 5 Mei 2022.
 
Baca juga: Ratusan Pengungsi Rohingya Kabur dari Kamp Malaysia, 6 Tewas Tertabrak Mobil
 
"Rohingya terlibat dalam berbagai kejahatan. Itu tidak aman bagi turis kami. Kami telah memperkuat keamanan kota. Saat wisatawan mengunjungi Cox's Bazar pada Idulfitri, kami telah meningkatkan patroli untuk menjaga mereka tetap aman," sambungnya.
 
Pengungsi yang ditahan termasuk remaja 13 tahun. Beberapa dari mereka yang ditahan mengatakan pergi ke pantai untuk merayakan Idulfitri.
 
"Kami di sini (pantai) untuk bersenang-senang. Tapi, begitu kami tiba, polisi menangkap kami. Kami tidak melakukan salah apa-apa, hanya duduk di pantai," tutur salah satu pengungsi yang ditahan, Mohammad Ibrahim.
 
Wakil komisaris pengungsi Bangladesh, Shamsud Douza, mengatakan para pengungsi akan dikirim kembali ke kamp mereka.
 
Pantai utama di Cox's Bazar berjarak sekitar 40 kilometer dari pemukiman pengungsi.
 
Para pengungsi pergi ke Bangladesh karena kabur dari Myanmar. Mereka menolak kembali sampai keamanan dan persamaan hak diberikan pada etnis ini.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif