NEWSTICKER
Warga di Shanghai, Tiongkok beraktivitas di luar rumah setelah level tanggap darurat diturunkan. Foto: AFP
Warga di Shanghai, Tiongkok beraktivitas di luar rumah setelah level tanggap darurat diturunkan. Foto: AFP

Sebaran Virus Mereda, Level Tanggap Darurat di Shanghai Diturunkan

Internasional tiongkok virus corona Berita Virus Corona Hari Ini gejala virus corona,
Harianty • 23 Maret 2020 12:29
Shanghai: Pemerintah Kota Shanghai di Tiongkok memutuskan untuk menurunkan tingkat tanggap darurat akibat virus korona covid-19. Tingkat tanggap darurat itu diturunkan dari level 2 menjadi level 1.
 
Seperti dilansir dari CCTV, Senin, 23 Maret 2020, Shanghai tidak memiliki kasus lokal baru yang dikonfirmasi sejak 3 Maret. Pihak pemerintah Kota Shanghai pun memutuskan dimulai 24 Maret pukul 00.00 menurunkan tingkat tanggap darurat.
 
Meskipun demikian, Shanghai akan terus meningkatkan pencegahan dan pengendalian epidemi, serta menekan laju penularan virus dari luar negeri. Pihak pemerintah kota juga meningkatkan pencegahan dan pengendalian pada setiap lalu lintas orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara Komisi Kesehatan dan Kesehatan Provinsi Hunan menyampaikan informasi mengenai perubahan situasi epidemi tingkat risiko epidemi di setiap kabupaten dan kota. Setelah penyesuaian, semua 122 kabupaten dan kota di Provinsi Hunan semuanya daerah berisiko rendah, dan tidak ada daerah berisiko menengah atau tinggi.
 
“Mekanisme pencegahan dan pengendalian bersama Provinsi Hunan mengharuskan untuk terus menjaga pikiran yang sehat, mempertahankan mekanisme yang sama, dan menjaga tim kesehetan tetap kompak. Penting juga untuk membimbing masyarakat tetap mengenakan masker,” ucap pihak komisi kesehatan, seperti dikutip CCTV.

Konsisten turun


Tren penurunan jumlah kasus dan kematian akibat penyakit virus korona (covid-19) di Tiongkok terus berlanjut hingga saat ini. Dalam laporan terbaru Komisi Kesehatan Nasional, Senin 23 Maret 2020, Negeri Tirai Bambu mencatat tambahan 39 kasus covid-19, yang semuanya 'diimpor' dari luar negeri.
 
Baca: Tiongkok Catat 39 Kasus 'Impor' Covid-19, Nol Infeksi Domestik.
 
Sementara untuk kasus domestik covid-19, seperti dikutip dari laman Guardian, Tiongkok mencatat nol infeksi sejak beberapa hari terakhir hingga saat ini.
 
Minggu kemarin, Tiongkok memerintahkan agar semua penerbangan internasional ke Beijing dialihkan ke beberapa kota lain. Nantinya, semua penumpang akan diperiksa terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke ibu kota Tiongkok.
 
Pengalihan penerbangan ini merupakan upaya Pemerintah Tiongkok dalam memangkas jumlah kasus covid-19 yang datang dari luar negeri.
 
Sementara itu di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei tempat pertama munculnya covid-19, semua warga diizinkan untuk pergi ke kota lain. Namun ada syaratnya, yakni harus memiliki kode kesehatan hijau yang dikeluarkan otoritas setempat melalui aplikasi telepon genggam.
 
Otoritas Wuhan menambahkan, mereka yang terjebak di Wuhan sejak dua bulan terakhir dapat pergi jika sudah mendapat sertifikat kesehatan.
 
Total pasien terkonfirmasi infeksi korona di dunia mencapai 339.041 jiwa. Sedangkan yang berhasil sembuh mencapai 98.799, meskipun korban tewas berada pada angka 14.705 orang.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif