Peringatan HUT ke-77 RI sekaligus resepsi diplomatik 70 tahun hubungan Indonesia-Sri Lanka di Kolombo, 24 Agustus 2022. (Kemenlu RI)
Peringatan HUT ke-77 RI sekaligus resepsi diplomatik 70 tahun hubungan Indonesia-Sri Lanka di Kolombo, 24 Agustus 2022. (Kemenlu RI)

Resepsi HUT ke-77 RI dan 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Sri Lanka

Willy Haryono • 30 Agustus 2022 20:06
Kolombo: Duta Besar Indonesia untuk Sri Lanka Dewi Gustina Tobing menyambut kedatangan Chief of Guest Dr. Wijeyadasa Rajapakshe, Menteri Kehakiman, Urusan Penjara dan Reformasi Konstitusi Sri Lanka, dan VVIP lainnya dalam acara Resepsi Diplomatik di Aula KBRI Kolombo pada 24 Agustus lalu.
 
Berdasarkan keterangan di situs Kementerian Luar Negeri, Senin, 29 Agustus 2022, kegiatan digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI dan 70 tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Sri Lanka. 
 
Resepsi Diplomatik dihadiri juga oleh Menteri Luar Negeri Sri Lanka Ali Sabry, anggota parlemen, pejabat pemerintah, kepala perwakilan negara asing, pengusaha, akademisi, tokoh-tokoh agama, Sri Lanka-Indonesia Friendship Association dan tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Sri Lanka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sambutannya, Chief of Guest menyampaikan komitmen untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama yang saling menguntungkan bagi masyarakat kedua negara. Ia juga berharap Sri Lanka dan Indonesia dapat berkolaborasi dan bekerja sama secara kolektif dalam isu-isu global yang menjadi perhatian bersama, khususnya pada isu-isu maritim global termasuk yang berkaitan dengan blue economy.
 
Chief of Guest Dr. Wijeyadasa Rajapakshe menyampaikan terima kasih kepada rakyat Indonesia yang telah membantu Sri Lanka di masa sulit ini.
 
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Dewi menceritakan perjalanan bangsa Indonesia selama 77 tahun terakhir, keberhasilan mengatasi pandemi Covid-19, proyeksi sebagai ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2050, peluang untuk mempromosikan kerja sama internasional, toleransi beragama, dan Kepresidenan Indonesia di G20.
 
Dubes Dewi juga menyampaikan sejarah hubungan Indonesia-Sri Lanka yang secara historis terjalin sejak abad ke-8, dan perkembangan hubungan dan kerja sama bilateral setelah pembukaan resmi hubungan diplomatik pada 6 Agustus 1952. Ditambahkan pula peluang-peluang potensi kerja sama lainnya untuk kemakmuran kedua negara.
 
Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue HUT ke-77 RI dan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Sri Lanka oleh Chief of Guest Dr. Wijeyadasa dan Dubes Dewi. Setelah itu, acara berlanjut dengan sesi foto bersama Dubes Dewi.
 
Para hadirin disajikan makanan khas Indonesia seperti mi goreng, gado-gado, onde-onde, getuk, es campur dan lain sebagainya.??
 
Baca:  Dubes RI Serahkan Bantuan ke Sri Lanka Usai Upacara HUT ke-77 RI

 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif