Menlu Retno Marsudi bertemu dengan WNI korban penyekapan di Kamboja. Foto. Dok: Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi bertemu dengan WNI korban penyekapan di Kamboja. Foto. Dok: Kemenlu RI

Kasus Penipuan Online Scam Tersebar di Berbagai Negara Asia Tenggara

Marcheilla Ariesta • 25 Agustus 2022 16:38
Jakarta: Kasus Penipuan Online Scam yang dialami warga negara Indonesia (WNI) tak hanya terjadi di Kamboja. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Judha Nugraha mengatakan, kasus serupa juga terjadi dan ditangani perwakilan Indonesia di berbagai negara Asia Tenggara.
 
"Kasus serupa seperti ini tidak hanya terjadi di Kamboja, tapi juga di Laos, Myanmar, Vietnam dan Filipina," kata Judha Nugraha, dalam pembaruan pers di Jakarta, Kamis, 25 Agustus 2022.
 
Ia menuturkan, hingga Agustus 2022, terdapat 446 WNI yang terjerat dalam kasus ini. Sebanyak 241 orang sudah dipulangkan ke Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angka ini melonjak tajam daripada tahun lalu, yakni sebanyak 119 kasus yang ditangani dan diselesaikan.
 
214 WNI Berhasil Dicegah Keberangkatannya
 
Judha menuturkan, pada 12 Agustus lalu, telah berhasil dilakukan pencegahan keberangkatan 214 WNI yang tidak sesuai prosedur dari Medan menuju Sihanoukville, Kamboja. Menurut Judha, hal ini menunjukkan bahwa proses pencegahan berkembang, namun keberangkatan secara non-prosedural masih terjadi.
 
"Setelah kerja sama yang baik antara Kementerian/Lembaga terkait, 214 WNI berhasil diselamatkan dan dicegah keberangkatannya ke Kamboja."
 
Dalam kesempatan ini, kata Judha, Polda Sumatera Utara juga menangkap tiga perekrut. "Kami mengapresiasi bahwa penegakan hukum terus dilakukan bersama," tuturnya.
 
Ia kembali mengingatkan agar masyarakat Indonesia memahami bahwa modus penipuan berkedok lowongan pekerjaan di luar negeri masih sangat marak. Modus tersebut biasanya bertebaran di media sosial dengan iming-iming gaji tinggi tanpa verifikasi, dan tidak ada kredibilitas perusahaan.
 
"Jika mengetahui ada keberangkatan non-prosedural, harap mengabari pihak berwajib. Pemberangkatan kerja secara prosedural menggunakan visa kerja, bukan hanya dengan bebas visa wisata," pungkas Judha.
 
Baca juga: Jumlah WNI Korban Penipuan Lowongan Kerja di Kamboja Jadi 129 Orang
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif