Ilustrasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. (Medcom.id/Farhan Dwitama Legi)
Ilustrasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. (Medcom.id/Farhan Dwitama Legi)

Inggris Bantu Pengusaha Perempuan RI Lewat Pelatihan HERfuture

Internasional Virus Korona indonesia-inggris pandemi covid-19
Marcheilla Ariesta • 11 November 2020 15:19
Jakarta: Pemerintah Inggris bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) dan Krealogi oleh Du Anyam, meluncurkan program pelatihan dan pendampingan secara daring, yakni HERfuture. Pelatihan ini diberikan kepada para perempuan pengusaha rumahan yang terkena dampak pandemi virus korona (covid-19).
 
Program pelatihan secara virtual ini diberikan untuk perempuan berusia 30 hingga 50 tahun dengan usaha mikro kecil (UMK) dan ultramikro. Kedutaan Besar Inggris di Jakarta mengatakan program pelatihan ini dilaksanakan di enam wilayah di Indonesia, seperti Lombok Tengah, Rembang, Kendal, Bangka Tengah, Cilegon dan Palembang.
 
Program HERfuture bertujuan untuk mendukung visi Pemerintah Indonesia dalam memberdayakan ekonomi digital dan mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kegiatan ini dirancang oleh UK-Indonesia Tech Hub dengan tujuan utama meningkatkan literasi digital dan keamanan internet bagi para peserta untuk mendukung pengusaha perempuan, agar siap secara digital dan memaksimalkan penggunaan teknologi yang mendukung bisnis mereka.
 
Tujuan kedua, adalah untuk mendorong pemulihan ekonomi dari dampak COVID-19. Dan tujuan ketiga adalah meningkatkan mata pencaharian pengusaha perempuan di lokasi sasaran.
 
Acara peluncuran program HERfuture, yang digelar pada Rabu 11 November 2020, dihadiri Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga.
 
"Kemitraan ini memberikan dorongan yang signifikan bagi pengusaha perempuan skala rumah-tangga, guna mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam membuat UMKM digital," kata Dubes Jenkins.
 
"UMKM memiliki kemitraan penting dalam perekonomian Indonesia, menyumbang 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Kami berharap melalui program ini, para pengusaha perempuan skala rumah tangga dapat meningkatkan keterampilan literasi digital, keamanan internet, keuangan, dan operasional untuk UMKM," imbuhnya.
 
Baca:Perempuan Potensi Penggerak UMKM
 
Sementara itu, Menteri Bintang mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut mendukung Kementerian PPPA dalam memberikan solusi kepada perempuan pelaku usaha mikro atau industri rumahan yang terkena dampak pandemi covid-19.
 
"Kami harap program HERfuture dapat membuka peluang kerja sama selanjutnya," imbuh dia.
 
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta. Para peserta ini nantinya akan mengikuti pelatihan digital dan keuangan, 10 modul dasar keterampilan non-teknis, serta akses pasar.
 
Mereka juga akan dibantu oleh koordinator setiap wilayah yang berperan sebagai mentor untuk menerapkan pelatihan yang mereka dapatkan ke dalam bisnis yang sedang dijalankan.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif