Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi digulingkan oleh junta militer pada 1 Februari 2021. (AFP)
Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi digulingkan oleh junta militer pada 1 Februari 2021. (AFP)

Pemimpin Junta Myanmar Klaim Aung San Suu Kyi dalam Kondisi Sehat

Internasional konflik myanmar aung san suu kyi Min Aung Hlaing Kudeta Myanmar Protes Myanmar
Willy Haryono • 22 Mei 2021 21:18
Naypyidaw: Pemimpin junta militer Myanmar Min Aung Hlaing mengklaim bahwa pemimpin de facto yang telah digulingkan, Aung San Suu Kyi, "berada dalam kondisi sehat." Pernyataan disampaikan dalam wawancara perdana Min Aung Hlain sejak terjadinya kudeta militer di Myanmar pada 1 Februari lalu.
 
Sejak digulingkan dalam kudeta, Suu Kyi dijadikan tahanan rumah dan belum pernah lagi terlihat di hadapan publik.
 
Militer Myanmar mengaku menggulingkan Suu Kyi atas tuduhan terjadinya kecurangan dalam pemilihan umum 2020. Kudeta tetap dilakukan meski komisi pemilu menyatakan tidak ada kecurangan berarti dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemilu 2020 dimenangkan oleh partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD). Kudeta terjadi sesaat sebelum parlemen Myanmar membuka sesi perdana di tahun 2021.
 
"Aung San Suu Kyi berada dalam kondisi sehat. Ia berada di dalam rumah dan akan hadir di pengadilan dalam beberapa hari ke depan," ucap Min Aung Hlaing dalam wawancara dengan saluran televisi Phoenix Television, dilansir dari laman BBC pada Sabtu, 22 Mei 2021.
 
Wawancara tersebut dilakukan pada Kamis kemarin, namun keseluruhan isinya belum ditayangkan kepada publik Myanmar.
 
Setelah mengatakan bahwa Suu Kyi baik-baik saja, Min Aung Hlaing mengulang klaimnya bahwa NLD telah berbuat kecurangan sehingga dapat menang dalam pemilu 2020.
 
Suu Kyi dijadwalkan hadir di persidangan pada Senin mendatang di ibu kota Naypyidaw. Sejauh ini, ia belum pernah diberi akses untuk berbicara langsung dengan tim pengacaranya.
 
Salah satu kasus yang dilayangkan kepada Suu Kyi dalam persidangan mendatang adalah mengenai tuduhan penggelapan pengadaan walkie-talkie semasa kampanye pemilu.
 
Baca:  Lebih dari 800 Orang Tewas di Tangan Junta Myanmar Sejak Kudeta
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif