Malaysia laporan dua kasus varian baru covid-19. Foto: The Star
Malaysia laporan dua kasus varian baru covid-19. Foto: The Star

Malaysia Deteksi 2 Kasus Varian Baru Covid-19

Fajar Nugraha • 05 Maret 2021 15:42
Kuala Lumpur: Malaysia telah mendeteksi dua kasus varian baru covid-19. Varian baru ini dianggap lebih dapat menular dan resisten terhadap antibodi.
 
“Varian tersebut, juga dikenal sebagai B1525, ditemukan pada dua orang yang melakukan perjalanan dari Dubai, di Uni Emirat Arab,” ujar Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Bernama, Jumat 5 Maret 2021.
 
“Analisis tes covid-19 para pelancong menunjukkan adanya mutasi termasuk E484K dan rangkaian penghapusan protein serupa yang terlihat pada varian virus yang pertama kali terdeteksi di Inggris itu,” kata Noor Hisham.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mutasi lonjakan protein E484K sangat memprihatinkan karena mutasi ini telah dilaporkan menghindari sistem kekebalan," ucapnya.
 
Otoritas kesehatan di Inggris dan negara lain mengatakan mutasi E484K berpotensi mengurangi efektivitas vaksin. Varian B1525 juga telah terdeteksi di Inggris, Nigeria, Denmark, dan Kanada.
 
Malaysia padaJumat mengurangi pembatasan pergerakan di ibu kota Kuala Lumpur dan beberapa negara bagian, sembilan hari setelah memulai program vaksinasi covid-19 secara nasional.
 
Negeri Jiran tersebut telah mencatat lebih dari 300.000 kasus virus korona sejauh ini, termasuk 1.153 kematian.

Mirip B117

Varian B1525 mirip dengan B117, yakni jenis yang sangat menular yang ditemukan di Inggris pada pertengahan Desember.
 
Halaman Selanjutnya
Varian baru telah muncul di…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif