Wajah pelaku penembakan massal di tempat penitipan anak di Thailand. Foto: AFP
Wajah pelaku penembakan massal di tempat penitipan anak di Thailand. Foto: AFP

Kemenlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan Massal di Thailand

Fajar Nugraha • 06 Oktober 2022 17:43
Bangkok: Menyusul penembakan massal yang terjadi di Thailand, dipastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban. Sebelumnya disebutkan 34 orang tewas dalam penembakan di tempat penitipan anak Thailand.
 
“KBRI Bangkok sudah berkoordinasi dengan Kemenlu Thailand serta berkomunikasi dengan simpul masyarakat WNI. Hingga saat ini tidak terdapat informasi adanya WNI yang menjadi korban peristiwa penembakan di Distrik Nong Bua, Propinsi Lamphu Thailand,” sebut pernyataan Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, yang dikutip pada Kamis 6 Oktober 2022.
 
Baca: Penembakan Massal di Penitipan Anak Thailand, 31 Orang Tewas.

Menurut kantor Perdana Menteri Thailand, sebanyak 22 dari 34 orang yang tewas dalam peristiwa penembakan ini, diketahui sebagai anak-anak. Umumnya anak-anak yang menjadi korban itu adalah mereka yang dititipkan tempat tersebut.
 
“Perdana menteri telah menyatakan belasungkawa atas insiden penembakan itu," bunyi pernyataan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, kantor perdana menteri telah mendesak semua pejabat keamanan untuk menangkap pelakunya. Namun belakangan diketahui pelaku bunuh diri usai melakukan tindakan kejinya.
 
Tingkat kepemilikan senjata di Thailand tinggi dibandingkan dengan beberapa negara lain di kawasan itu tetapi angka resmi tidak termasuk sejumlah besar senjata ilegal. Banyak di antaranya telah dibawa melintasi perbatasan yang keropos selama bertahun-tahun dari tetangga yang dilanda perselisihan.
 
Sedangkan, penembakan massal jarang terjadi tetapi pada tahun 2020, seorang tentara yang marah atas kesepakatan properti yang gagal menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai 57 orang dalam amukan yang membentang di empat lokasi.

 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif