Christopher Go merupakan salah satu orang dekat Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (AFP)
Christopher Go merupakan salah satu orang dekat Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (AFP)

Christopher Go Mundur dari Bursa Capres Filipina

Internasional filipina Rodrigo Duterte Pemilu Filipina
Marcheilla Ariesta • 30 November 2021 15:34
Manila: Presiden Filipina Rodrigo Duterte mendukung Senator Christopher 'Bong' Go sebagai penerusnya. Namun, Go justru mengumumkan pengunduran dirinya dari bursa calon presiden pemilu Filipina.
 
Pada hari ini, Selasa, 30 November 2021, Go mengatakan menarik diri dari kampanye presiden 2022. "Ini bukan waktu (yang tepat bagi) saya," kata Go, dilansir dari Al Jazeera.
 
Go merupakan pembantu dekat presiden. Ia maju sebagai kandidat pemilu Filipina dua hari sebelum batas waktu pada 15 November. Sebelumnya, Go mendaftar untuk wakil presiden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepergiannya yang mendadak mempersempit pilihan calon presiden yang bersaing untuk menggantikan Duterte.
 
"Keluarga saya juga tidak menginginkannya (jadi presiden). Jadi, saya pikir mungkin ini belum waktunya untuk saya," kata Go.
 
Sebagian besar analis telah memberi Go sedikit peluang untuk sukses dalam pemilihan, meskipun ia menjadi kandidat yang mungkin akan 'melindungi' Duterte dari tuduhan kriminal di Filipina dan penyelidikan Pengadilan Kriminal Internasional atas 'perang narkoba' yang menewaskan ribuan orang.
 
Baca:  Duterte Tuding Seorang Capres Filipina Pengguna Narkoba
 
Seorang profesor ilmu politik di Universitas Filipina mengatakan, sejak awal melakukan kampanye, Go seperti tidak siap. "Sangat jelas ia baru saja didorong ke dalam posisi itu oleh Presiden Duterte," tutur Jean Franco.
 
Meski mengundurkan diri, Go mengatakan ia dan Duterte siap mendukung siapapun yang bisa benar-benar mengabdi pada negara. "Yang dapat melanjutkan dan melindungi warisan Duterte menuju kehidupan yang lebih nyaman dan aman serta sejahtera bagi anak-anak kita," tutur Go.
 
Saat ini, bursa capres Filipina dipimpin Ferdinand Marcos Jr. Kemudian diikuti wakil presiden petahana yang juga kritikus Duterte, Leni Robedro, walikota Francisco Domagoso, serta eks petinju Manny Pacquiao.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif